Peristiwa

Muslimat NU Pamekasan Berduka

Sosok Kharismatik Muslimat NU Pamekasan Wafat

Pamekasan (beritajatim.com) – Sosok Kharismatik petinggi Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Pamekasan, Ny Hj Hosnawiyah Cholil meninggal dunia akibat sakit komplikasi yang dideritanya saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Graha Amerta, Surabaya, Jum’at (14/6/2019) kemarin.

Perempuan yang tercatat sebagai pengurus Bidang Dakwah PC Muslimat NU Pamekasan, sosok kharismatik yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Sumber Batu, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan.

Kepergian sosok yang sempat menjabat sebagai ketua Himpunan Daiyah dan Majlis Taklim Muslimat NU (HIDMAT MNU) dan Ketua Ikatan Hajjah Muslimat NU (IHMNU), menjadi kehilangan dan duka cita mendalam bagi keluarga besar PCNU Pamekasan, khususnya bagi seluruh jajaran PC Muslimat NU Pamekasan.

Terlebih selama ini, Nyai Hosnawiyah terbilang sebagai sosok yang aktif dan memiliki komitmen tinggi terhadap tugas dan tanggungjawab yang diembannya. Bahkan sekalipun dalam keadaan kesehatan yang mulai menurun, ia tetap berusaha menyempatkan hadir di berbagai majelis.

Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un, telah wafat Ny Hj Hosnawiyah Cholil. Semoga almarhumah husnul khotimah dan amal ibadahnya serta perjuangannya diterima oleh Allah SWT. Aamiin,” kata Ketua PC Muslimat NU Pamekasan, Nyai Hj Mafrudah Hamid, dikutip dari website resmi PCNU Pamekasan, Sabtu (15/6/2019).

Selain itu, pihaknya juga bersaksi bahwa sosok almarhumah merupakan pribadi yang baik dan istikomah berdakwah. Khususnya di organisasi yang dipimpinnya. “Selaku cucu KH Jufri Marzuki (Pengasuh Pondok Pesantren Assyahidul Kabir dan pendiri NU Pamekasan), almarhumah selalu aktif di Muslimat NU,” ungkapnya.

“Almarhumah merupakan salah satu sosok pejuang Muslimat NU yang gigih, sebab di tengah kondisinya (kesehatan) yang sudah mulai menurun, beliau tetap memikirkan NU. Bahkan tidak jarang ia terus memberikan semangat kepada muslimat agar tetap istikomah berjuang bersama nyai dan ulama NU,” jelasnya.

Dari itu, pihaknya menegaskan kehilangan salah satu sosok kharismatik di organisasi yang dipimpinnya. “Kami benar-benar merasa kehilangan sosok pejuang yang gigih. Semoga almarhumah ditempatkan bersama orang-orang soleh dan para muassis NU di surga,” pungkasnya. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar