Peristiwa

SMPN 1 Ponorogo Akhirnya Serahkan Berkas

foto: ilustrasi

Ponorogo (beritajatim.com) – Polemik surat keterangan domisili yang dipermasalahkan oleh komisi A dan komisi D DPRD Ponorogo dalam syarat pendaftaran PPDB di SMPN 1 Ponorogo berakhir happy ending.

Pihak SMPN 1 Ponorogo akhirnya memberikan berkas pendaftar yang memakai surat keterangan domisili kepada wakil rakyat saat rapat dengar pendapat (RDP) lanjutan pada Senin (1/7/2019).

Setelah sebelumnya, pihak SMPN 1 Ponorogo tidak kunjung memberikannya usai RDP pertama pada Kamis (20/6/2019) lalu. Sampai-sampai wakil rakyat tersebut akan menggunakan hak interpelasi kepada bupati untuk memintanya.

”Hari ini berkas pendaftar PPDB yang diterima di SMPN 1 Ponorogo kami bawa semua siap diserahkan untuk dievaluasi oleh Komisi A dan Komisi D,” kata Kepala SMPN 1 Ponorogo Yuli Dwi Astuti saat ditemui awak media selesai RDP, Senin siang.

Namun, kata Yuli yang diminta oleh teman-teman DPRD hanya berkas pendaftar PPDB yang memakai surat keterangan domisili, yakni sebanyak 52 berkas. Terkait kenapa baru saat ini pihaknya menyerahkan berkas, Yuli menjawab atas perintah atasannya dalam hal ini kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo untuk menyerahkan datanya saja. Maka sebagai bawahannya, pihaknya mematuhi perintahnya.

”Seandainya saat itu kami disetujui Kadindik untuk menyerahkan berkasnya. Kami akan serahkan ke dewan,” ungkapnya.

Sementara itu wakil ketua Komisi D, Moh Ubahil Islam mengungkapkan RDP untuk kali kedua itu agendanya masih sama. Yakni membahas PPDB yang banyak disorot masyarakat di sekolah favorit tersebut. Sekolah, menurutnya harus bertindak tegas terhadap calon siswa yang kedapatan mengakali sistem zonasi.

”Ya yang paling disorot tentang surat keterangan domisili itu, celah untuk ortu supaya anaknya bisa masuk di sekolah tersebut,” katanya.

Ubahil turut senang, karena SMPN 1 Ponorogo akhirnya menyerahkan berkas pendaftar PPDB yang selama ini diminta oleh Komisi A dan Komisi D. Dengan begitu, pihaknya bisa mengecek bersama-sama kecurangan terkait surat keterangan domisili itu.

”Aspek keadilan yang memang paling disorot di PPDB kali ini, khususnya di SMPN 1 Ponorogo,’’ pungkasnya.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar