Peristiwa

Simpatisan RAPI Meninggal Mendadak di Pegunungan Argopuro

Probolinggo (beritajatim.com)– Muhammad, alias Luki Kirana, (55), warga Desa/Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, tewas mendadak saat perjalanan menuju Danau Taman Hidup, kawasan wisata alam Pegunungan Argopuro

Dugaan sementara, meninggalnya anggota dan simpatisan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) wilayah 22 Probolinggo ini, akibat serangan jantung.

Remon, tim evakuasi jasad Luki Kirana, mengatakan, korban meninggal di jalur kendaraan di atas pertigaan Hutan Damar, Pegunungan Argopuro. Kawasan ini berada sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut (MDPL).

“Menurut orang yang menemani korban saat naik ke taman hidup, almarhum hendak memancing di danau Taman Hidup. Korban berangkat dari rumahnya pada Rabu (22/06/2029) pagi, menggunakan motor melalui jalur kendaraan di selatan gunung Gendeng,” kata Remon.

Belum sampai lokasi, sambung Remon, korban mengeluh pusing dan langsung ambruk. “Begitu warga dikabari, sontak naik ke lokasi kejadian dan mengevakuasi tubuh korban turun ke bawah,” terang Remon.

Sementara itu, di grup Whatsapp RAPI 22 Probolinggo, ramai ucapan belasukawa atas meninggalnya korban.

Sebelum meninggal, Luki Kirana, memang dikenal supel dan sering mengudara menggunakan perangkat handy talky.

“Selamat jalan kawan innalillahiwainna ilaihi rojiun smg diterima disisi Allah swt meninggal dlm pjlnan memanjat ke puncak argopuro taman hidup nama Luki kirana tiris pdping Revi,” tulis Machfud Ipung, teman korban pada grup whatsapp.

Sampai berita ini diunggah, polisi belum memberi keterangan resmi. Sejumlah warga dan saksi masih intensif dimintai keterangan. Sedangkan keluarga korban tak bersedia menandatangani surat otopsi atas jenazah Luki. (eko/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar