Peristiwa

Selama 12 Jam, BPBD Tuban Evakuasi 8 Sarang Tawon Ndas

Tuban (beritajatim.com) – Setelah adanya satu warga di Desa Kenongosari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban yang meninggal akibat diserang Tawon Ndas atau Vespa Affinis, kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat banyak menerima laporan masyarakat terkait keberadaan sarang Tawon yang mematikan itu.

Dalam kurun waktu 12 jam, tim BPBD Tuban mendapatkan laporan sebanyak 8 titik ditemukannya sarang Tawon Ndas itu. Petugas kemudian langsung melakukan penanganan, yakni dengan membasmi sarang tawon tersebut, Selasa (3/12/2019).

Evakuasi sarang Tawon Ndas itu berawal saat tim BPBD mendapatkan laporan dari warga masyarakat jika terdapat sarang tawon itu berada di rumah warga. Sehingga petugas dari tim BPBD Tuban melakukan pengecekan dan survei di lokasi.

“Kita mendapat laporan dari warga bahwa terdapat sarang Tawon Ndas di rumah warga. Keberadaan Tawon Ndas itu membuat pemilik rumah dan juga warga merasa resah,” terang Emil Pancoro, Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Tuban.

Dalam satu hari kemarin, sedikitnya terdapat delapan titik lokasi sarang tawon yang telah dilaporkan ke BPBD Tuban guna dilakukan evakuasi. Sarang-sarang tersebut berada di wilayah Kecamatan Kota Tuban, Kecamatan Rengel dan juga Kecamatan Soko.

“Delapan titik yang dilaporkan itu berada di lokasi yang berbeda-beda. Sehingga tim menyiapkan peralatan untuk berangkat melakukan evakuasi delapan titik itu,” tambahnya.

Tim evakuasi dari BPBD Tuban itu mulai bergerak dari kantor sejak pukul 14.30 WIB. Sasaran pertama di rumah yang ada di jalan Teuku Umar. Sedangkan proses evakuasi titik terakhir di Desa Mojoagung, Kecamatan Soko, yakni pada pukul 02.00 dini hari.

“Evakuasi sarang tawon yang dilakukan di rumah warga dilakukan pada malam hari karena lebih efektif dan efisien. Sebab jika malam hari, tawonnya cenderung lebih kondusif dibandingkan kondisi pada siang hari,” pungkasnya.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim BPBD Tuban dengan cara membakar sarang lebah. Selain itu juga pembasahan untuk mencegah terjadinya kebakaran. Saat dilakukan evakuasi tawon, sejumlah warga dihimbau untuk masuk ke dalam rumah dan menjauh dari titik sarang Tawon Ndas yang sedang dilakukan penanganan. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar