Peristiwa

Satu Nelayan Hilang Ditemukan Selamat

Sumenep (beritajatim.com) – Satu dari dua nelayan asal Pulau Giligenting, Kabupaten Sumenep yang dikabarkan hilang sejak Selasa (22/01/2019), ditemukan dalam kondisi selamat.

“Alhamdulillah, satu nelayan ditemukan selamat. Ditemykan di Perairan Raas,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Rahman Riadi, Kamis (24/01/2019).

Korban selamat adalah P. Dihasan (56), warga Desa Gedugan, Kecamatan/ Pulau Giligenting. Sedangkan korban yang masih dalam pencarian adalah Buhasim (58), juga warga Desa Gedugan.

“Nelayan yang selamat itu ditolong oleh nelayan lain yang kebetulan melintas,” terang Rahman.

Sementara pencarian terhadap Buhasim, korban hilang, masih dilakukan oleh warga dan tim Basarnas Surabaya dengan menggunakan KM Widura 225.

Dua nelayan yang hilang itu berangkat memancing ikan dari Pelabuhan Dusun Lombi, Desa Gedugan, pada Selasa (22/01/2019). Berdasarkan informasi masyarakat, Buhasim sempat menghubungi anaknya yang berada di Jakarta, menyampaikan bahwa perahu miliknya bocor dan tenggelam.

Setelah itu, Buhasim mengaku sudah ditolong oleh Pak Dihasan dengan menumpang perahunya. Posisi terakhir mereka di sebelah timur Pulau Gililabak. Tetapi sesaat kemudian, mereka berdua sudah hilang kontak. (tem)

(beritajatim.com) – Satu dari dua nelayan asal Pulau Giligenting, Kabupaten Sumenep yang dikabarkan hilang sejak Selasa (22/01/2019), ditemukan dalam kondisi selamat.

“Alhamdulillah, satu nelayan ditemukan selamat. Ditemykan di Perairan Raas,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Rahman Riadi, Kamis (24/01/2019).

Korban selamat adalah P. Dihasan (56), warga Desa Gedugan, Kecamatan/ Pulau Giligenting. Sedangkan korban yang masih dalam pencarian adalah Buhasim (58), juga warga Desa Gedugan.

“Nelayan yang selamat itu ditolong oleh nelayan lain yang kebetulan melintas,” terang Rahman.

Sementara pencarian terhadap Buhasim, korban hilang, masih dilakukan oleh warga dan tim Basarnas Surabaya dengan menggunakan KM Widura 225.

Dua nelayan yang hilang itu berangkat memancing ikan dari Pelabuhan Dusun Lombi, Desa Gedugan, pada Selasa (22/01/2019). Berdasarkan informasi masyarakat, Buhasim sempat menghubungi anaknya yang berada di Jakarta, menyampaikan bahwa perahu miliknya bocor dan tenggelam.

Setelah itu, Buhasim mengaku sudah ditolong oleh Pak Dihasan dengan menumpang perahunya. Posisi terakhir mereka di sebelah timur Pulau Gililabak. Tetapi sesaat kemudian, mereka berdua sudah hilang kontak. [tem/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar