Peristiwa

Jual Beli Jabatan di Kemenag

Romy Sebut Nama Khofifah, KPK Minta Bukti

Juru Bicara KPK Febri Diansyah

Jakarta ((beritajatim.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku akan mengklarifikasi tudingan Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romy) soal keterkaitan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam proses pengisian jabatan di Kementerian Agama.

Menurut Febri, tersangka bisa saja menyebut pihak lain dalam kasus yang menjeratnya.
“Tentu KPK punya tanggung jawab untuk melihat ada atau tidak relevansinya dengan pokok perkara,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (22/3/2019).

Dia menambahkan, pihaknya juga mempersilakan Romy mengajukan diri menjadi justice collaborator atau tersangka yang bekerja sama dengan penegak hukum. Namun dia mengingatkan, informasi tersebut harus didasari bukti.

“Tapi ingat, informasi yang disampaikan tentu harus informasi yang benar, didukung juga dengan bukti yang lain, dan informasi itu jangan setengah hati,” kata Febri.

Seperti diketahui, Romy mengaku hanya meneruskan aspirasi soal pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI. Romy dalam kapasitasnya sebagai tersangka terkait suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019.

Menurut dia, banyak pihak yang menganggap dirinya sebagai orang yang bisa meyampaikan aspirasi tersebut kepada pihak-pihak yang memang memiliki kewenangan. Romy mencontohkan soal jabatan Haris Hasanuddin sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur.

KPK juga telah menetapkan Haris sebagai tersangka dalam kasus suap itu. Dia pun menyampaikan kepada pihak-pihak yang berkompeten soal rekomendasi Haris menjadi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur tersebut.

Soal rekomendasi Haris, Romy pun mengaku menerima aspirasi dari Kiai Asep Saifuddin Halim. Dia juga mengaku mendengarkan aspirasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Kemudian Ibu Khofifah indar Parawansa, beliau gubernur terpilih yang jelas-jelas mengatakan, ‘Mas Rommy, percayalah dengan Haris karena Haris ini orang yang pekerjaannya bagus.’ Sebagai gubernur terpilih pada waktu itu beliau mengatakan ‘kalau Mas Haris saya sudah kenal kinerjanya, sehingga ke depan sinergi dengan pemprov itu lebih baik,” ujar Romy. (hen/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar