Peristiwa

Ribuan Warga Surabaya Ikuti Cross Culture International Fork and Art Festival

Surabaya (beritajatim.com)– Ribuan warga Surabaya turut menghadiri pembukaan acara Surabaya Cross Culture International Fork and Art Festival yang bertempat di Jl Tunjungan Surabaya pada Minggu (21/07/2019).

Acara ini sendiri merupakan acara tahunan yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Surabaya.

Warga Surabaya sangat senang dengan adanya acara pertukaran budaya ini, sebab mereka bisa tahu budaya seni negara luar negeri. “Bagus, tiap tahun ada. Semoga acara ini ada setiap tahunnya. Biar tahu budaya dari negara luar,” ujar Lia (30), salah satu penikmat acara, Minggu (21/07/2019).

Acara ini sendiri tidak hanya menarik minat warga Surabaya saja, melainkan juga warga asing yang kebetulan sedang berlibur di Surabaya. Salah satunya adalah Gabby (22). Wanita asal Amerika ini sangat senang dengan adanya acara ini, sebab ia bisa melihat banyak seni tari yang ditampilkan oleh para peserta.

“No. I have been here since fourth of June. I Like this agenda, because I can watch many beautiful dancing that I can’t found in my country, (Tidak. Saya sudah di sini sejak 4 Juni lalu. Saya suka acara ini, karena saya bisa melihat banyak tarian yang indah yang tidak saya temukan di negara saya (Amerika)),” ujarnya.

Acara Surabaya Cross Culture ini diikuti oleh 11 negara luar negeri dan 6 daerah di Indonesia. 11 negara tersebut adalah Japan, India, Polandia, Ceko, Timur leste, Bulgaria, Uzbekintas, Rusia, Mexico, Thailand, dan Italia. Sedangkan daerah-daerah yang dari Indonesia adalah Jawabarat, Banggai, Solok, Mengwi (Bali), Pangkal Pinang, dan Kab. Pacitan.

Seluruh peserta (delegasi) acara Surabaya Cross Culture ini akan menampilkan tarian dan juga seni budaya negara mereka.

Acara ini sendiri akan berlangsung selama 5 hari, yaitu mulai Minggu (21/07/2019) hingga Kamis (25/07/2019). Setiap harinya akan ada acara sesuai tempat yang telah ditentukan oleh pihak panitia acara. [mnf/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar