Peristiwa

Razia Karaoke, Purel dan Pengunjung Dites Urine, Ini Hasilnya

Tuban (beritajatim.com) – Puluhan petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban bersama dengan Polres Tuban, TNI dan Satpol PP menggelar kegiatan Cipta Kondisi (Cipkon) dengan sasaran sejumlah tempat karaoke yang ada di Tuban, Kamis (11/4/2019) dini hari.

Razia dengan skala besar itu dilaksanakan salah satu tujuannya adalah untuk mencegah peredaran Narkoba di dalam gemerlap dunia malam. Selain itu, juga untuk mencegah adanya kerawanan yang bisa menimbulkan gangguan keamanan di Tuban khususnya menjelang Pilpres 2019.

Pantauan beritajatim.com di lapangan, operasi gabungan tersebut dilakukan dengan menyisir tempat hiburan malam yang ada di jalan Tuban-Semarang KM 5, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu. Petugas memeriksa identitas dari dari para pengunjung dan juga barang bawaannya.

“Ada empat lokasi tempat karaoke yang malam ini kita razia. Semua pengunjung dan juga pemandu lagu serta karyawan kita periksa,” terang Kepala BNNK Tuban AKBP I Made Arjana, setelah kegiatan.

Pertama pemeriksaan dilakukan di Dunia Karaoke, kemudian Glamour, OKE Karaoke dan yang terakhir adalah Happy Karaoke. Selain memeriksa identitas pengunjung, petugas juga melakukan tes urine secara acak terhadap para pengunjung dan juga para pemandu lagu yang ada di tempat tersebut.

“Kita lakukan tes urine pada para pengunjung dan juga pemandu lagu, totalnya sekitar 150 orang. Dan dari semua yang kita periksa itu hasilnya nihil semua,” tambah Kepala BNNK Tuban itu.

Namun demikian, meski tidak menemukan adanya pengunjung dan juga pemandu lagu yang terindikasi Narkoba, petugas gabungan itu mendapati para pengunjung yang tidak membawa identitas. Sehingga mereka langsung diamankan oleh petugas Satpol PP untuk kemudian dilakukan pendataan lebih lanjut.

“Ada sekitar 10 orang yang kita amankan karena tidak membawa identitas. Mereka kemudian dibawa untuk diproses lebih lanjut,” pungkasnya. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar