Peristiwa

Ratusan Buruh Turun Jalan, Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan

Jombang (beritajatim.com) – Ratusan buruh yang tergabung dalam SPBI (Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia) Jombang menggelar demonstrasi, Rabu (18/9/2019). Salah satu tuntutan yang diusung adalah menolak revisi UU Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2013.

SPBI menilai, revisi tersebut semakin menyengsarakan buruh. Pasalnya, dengan adanya revisi itu semakin melegalkan hubungan perburuhan yang lentur. Nah, hubungan kerja yang lentur itu mendasarkan segala sesuatu dari kepentingan investasi dan mengabaikan kesejahteraan buruh.

Sudah begitu, pemerintah juga merencanakan kenaikan iuran BPJS dua kali lipat. Tentu saja, kebijakan tersebut semakin membebani dan memiskinkan kaum buruh. “Makanya, kami menolak revisi UU Ketenagakerjaan dan rencana kenaikan iuran BPJS,” kata korlap aksi Nurul Chakim dalam orasinya.

Aksi ratusan buruh itu dimulai dari pabrik plywood di Kecamatan Diwek. Selanjutnya, mereka melalukan longmarch menuju pendapa Pemkab Jombang. Selain mengendarai sepeda motor, massa aksi juga menumpang mobil bak terbuka.

Sesampainya di depan pendapa, para demonstran melakukan orasi secara bergantian. Mereka juga membentangkan spanduk dan poster yang berisi tuntutan. Dari pendapa, aksi dilanjutkan ke kantor DPRD setempat. Di kantor dewan, buruh menyampaikan tuntutan serupa.

“Selain menolak revisi UU Ketenagakerjaan dan rencana kenaikan BPJS, kami juga menolak RUU KPK,” Chakim usai bertemu dengan sejumlah anggota DPRD Jombang. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar