Peristiwa

Rabat Tour Bantah Info Jemaah Umroh Terlantar di Arab Saudi

Foto ilustrasi.

Mojokerto (beritajatim.com) – Akhirnya pihak Rabat Tour Cabang Sidoarjo menjawab terkait adanya kabar terlantarnya puluhan jemaah umroh telantar di Mekah, Arab Saudi. Pihak tour and travel menegaskan, jika memang jadwal keberangkatan pesawat ke Indonesia delay sehingga tiba di tanah air mengalami keterlambatan.

Pimpinan Sabillah cabang Sidoarjo (yang menaungi Rabat Tour), Solechah Madjid membantah kalau disebut jemaah terlantar. “Itu kabar hoax, tidak benar. Jemaah kita tidak ada yang terlantar. Kami menjalankan sesuai prosedur, tidak ada yang terlantar di bandara Madinah,” ungkapnya melalui sambungan telepon, Selasa (15/1/2019).

Yang benar, masih kata Solechah, para jemaah menginap di salah satu hotel bintang 3 yang berada di Mekah. Pihaknya selalu memberikan fasilitas dan pelayanan yang terbaik untuk jemaah ketika menjalankan ibadah umroh sejak biro jasa travel and tour tersebut berdiri tahun 2015 lalu.

“Sejak awal pendiriannya, alhamdulilah Sabillah Cabang Sidoarjo sejauh ini tidak pernah menemui masalah dan kendala terkait pemberangkatan jemaah umroh. Sejak tahun 2015, pemberangkatan yang kami lakukan sesuai jadwal. Yang benar ada 31 jemaah, saat ini perjalanan pulang ke Indonesia,” katanya.

Masih kata Solechah, saat ini dalam perjalanan ke Bandara Juanda, Sidoarjo. Meski begitu, Solechah membenarkan adanya keterlambatan kepulangan jemaah. Seharusnya para jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia pada tanggal 10 Januari 2019 lalu, namun tidak ada jadwal keberangkatan pesawat ke Indonesia di tanggal tersebut.

“Sehingga kita memberikan tambahan kepada jemaah untuk beribadah selama 3 hari. Selama 3 hari itu juga jemaah menginap di hotel. Sebentar lagi sampai di Bandara Juanda, keluarga jemaah yang tidak paham menambahi dan mengurangi. Sebenarnya tidak ada masalah,” jelasnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar