Peristiwa

Puting Beliung Terjang Wilayah Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, I Gede Agus Purbawa menyebut, angin puting beliung masih berpotensi terjadi. Pasalnya, saat ini wilayah Banyuwangi masih musim peralihan dan masuk puncak musim hujan.

“Puting beliung yg terjadi di perairan disebut Waterspout. Ini biasanya muncul sebagai awan berbentuk corong yang terjadi di atas sebuah badan air. Mereka terhubung dengan awan Cumulonimbus,” jelas Gede Purbawa, Senin (14/1/2019).

BMKG Banyuwangi menghimbau selama puncak musim hujan Januari – Februari ini agar selalu mewaspadai terjadinya cuaca ekstrim. Berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang sesaat serta puting beliung.

“Dalam bentuk umum, ini adalah sebuah tornado non-supersel di atas air. Fenomena tsb sering muncul saat musim peralihan dan saat puncak musim hujan, dimana awan-awan Cumulonimbus aktif terbentuk,” jelasnya.

Sebelumnya, fenomena waterspout sempat terjadi di tengah laut dekat Pantai Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Minggu (13/1/2019) sore. Warga sempat merekam kejadian itu.

Di lokasi lain, angin puting beliung juga terjadi di Kecamatan Muncar. Tepatnya di Desa Sumbersewu. Dikabarkan dampak puting beliung merusak sejumlah bangunan. [rin/suf]

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi merilis data bangunan rusak akibat puting beliung, Minggu (13/1/2019). Di antaranya :

1. Purnomo di Dusun Krajan RT 01/ 01 Desa Sumbersewu Kecamatan Muncar. Mengalami kerusakan bagian atap teras dan daun pintu.

2. Tjipta Sujarwo Tjuek / Papi Juan 75 th alamat Dusun Palukuning Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar. Korban jiwa nihil, kerugian materiil yakni rusak atap Gudang walet, atap garasi mobil, atap tempat pakan udang.

3. Siem 40 th Dusun Palukuning, Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar. Korban jiwa nihil, kerugian materiil atap dapur rusak.

4. Sumirin 50 th Dusun Palukuning Desa Sumbersewu Kecamatan Muncar. Korban jiwa nihil, kerugian materiil atap rumah genteng bagian pinggir sebagian jatuh.

Apa Reaksi Anda?

Komentar