Peristiwa

Puting Beliung Terjang 2 Desa, 5 Rumah Roboh, Belasan Rusak

Tuban (beritajatim.com) – Sedikitnya lima rumah ambruk rata dengan tanah serta belasan rumah lainnya rusak cukup parah setelah diterjang angin kencang atau puting beliung yang datang bersamaan dengan turunnya hujan lebat, Senin (2/12/2019) sore.

Belasan rumah yang rusak parah diterjang angin puting beliung itu berada di dua desa yakni Desa Wonosari dan Desa Banyurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban. Tak hanya rumah, sejumlah pohon besar yang ada di kawasan pemukiman warga dan juga pinggir jalan juga banyak yang tumbang.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, puting beliung tersebut terjadi begitu cepat menerjang kawasan pemukiman warga di dua desa tersebut. Hal itu berawal saat mendung gelap menyelimuti wilayah Kecamatan Senori, dan kemudian turun hujan hang cukup lebat.

“Angin datangnya itu dari arah selatan, tiba-tiba kencang sekali. Karena takut, saat itu semua warga langsung berlarian keluar dari dalam rumah,” ujar Mustari, salah satu perangkat Desa Wonosari, Kecamatan Senori.

Angin kencang yang menerjang pemukiman padat penduduk di dua desa tersebut kemudian dengan cepat merusak setiap rumah. Bahkan, kencangnya angin membuat atap rumah warga juga beterbangan. Semuanya panik.

“Tidak da korban jiwa maupun korban luka. Karena saat kejadian para pemilik rumah yang terkena angin bisa menyelamatkan diri. Mereka keluar dari dalam rumah,” terang AKP Musa Bakhtiar, Kapolsek Senori.

Sementara itu, untuk lima rumah yang roboh, dua diketahui milik Mursidi dan Sukis, warga Desa Wonosari, Kecamatan Senori, kemudian tiga lainnya milik warga Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Tuban.

“Dari hasil pendataan ada sekitar 19 rumah warga yang rusak, baik yang roboh maupun kerusakan pada bagian atapnya, serta banyak pohon yang tumbang. Pagi ini, sejumlah anggota dari Polsek Senori ikut kerja bakti bersama warga masyarakat,” pungkasnya. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar