Peristiwa

Putar Balik, Ini Cara Pengendara Sepeda Motor di Mojokerto Hindari Operasi Patuh Semeru 2019

Petugas mengarahkan pengendara sepeda motor untuk masuk PPST. Foto : misti/beritajatim

Mojokerto (beritajatim.com) – Sejumlah pengendara sepeda motor memutar balik kendaraannya yang hendak melintas di Jalan Raya Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Senin (2/8/2019). Ini lantaran para pengendara sepeda motor menghindari Operasi Patuh Semeru 2019.

Operasi Satlantas Polres Mojokerto di hari kelima ini, digelar di Pusat Perlukan Sepatu Trowulan (PPST), Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Dalam operasi tersebut, sejumlah pengendara sepeda motor dari arah barat menuju ke timur, putar balik.

Mereka melawan arus ke arah barat untuk menghindari operasi yang digelar petugas. Namun bagi mereka yang tidak melengkapi surat-surat kendaraannya dan tidak bisa menghindar maka mereka diarahkan masuk ke PPST.

Petugas memeriksa satu pernah satu surat-surat dan kelengkapan kendaraannya, mereka yang tidak tertib langsung mendapatkan surat tilang dari petugas. Hingga lima hari digelar Operasi Patuh Semeru 2019, sebanyak 900 pengendara ditilang.

Petugas memeriksa kelengkapan surat-surat para pengendara sepeda motor. Foto : misti/beritajatim

“Dari mulai digelar Operasi Patuh Semeru 2019 digelar tanggal 29 Agustus lalu hingga hari ini, ada sekitar 900 perkara. Untuk hari ini, ada 127 pengendara yang kita tilang. Rata-rata pelanggarannya tidak punya SIM,” ungkap Kanit Turjawali Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Irwan Rizki Prakoso.

Tak hanya memberikan teguran kepada 127 pengendara baik roda empat maupun dua yang melanggar lalu lintas, petugsd juga mengamankan satu mobil mewah. Ini lantaran secara kasat nyata, plat nomor kendaraan secara kasat mata terlihat TNBK-nya sudah kedaluwarsa.

“Yaknu tertera 08.18 kemudian saya periksa dan ternyata melanggar sehingga kita berikan surat tilang. Dalam operasi ini, kita juga akan menindak pengendara yang menggunakan hanphone saat berkendara, tidak menggunakan helm,” ujarnya.

Pengendara dibawah umur dan pengendara yang mengkonsumsi minuman keras. Operasi Patuh Semeru 2019 yang digelar mulai tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019 ini, bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah hukum Polres Mojokerto.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar