Peristiwa

Pusara Thoriq dipasangi Kendi dan Pohon Pisang

Sidoarjo (beritajatim.com) – Almarhum Thoriq Rizki Ahmad Maulidan (14), yang tewas terperosok saat mendaki Gunung Piramid, Kabupaten Bondowoso, disemayamkan di Makam Islam Desa Wonokalang Kec. Wonoayu Minggu (7/7/2019) dini hari.

Almarhum disemayamkan bersandingan di sisi timur kakek dan neneknya yang bernama Ustadz Hasan Amin dan Ma’rifatin, keduanya orang tua Nur Habibah ibu kandung almarhum.

Almarhum disemayamkan bersama peti jenazah dari RSUD Dr H. Koesnadi Bondowoso. “Sesuai dengan permintaan keluarga, almarhum disemayamkan bersama peti jenazah yang ada,” kata Kayubi salah satu tetangga depan rumah korban.

Pentakziah yang memenuhi area Makam Islam Desa Wonokalang Kec. Wonoayu

Dalam pemakaman, di atas pusara almarhum juga ditancapi pohon pisang dan sebuah kendi sebagai simbol bahwa almarhum masih perjaka atau belum menikah saat menghadap ke Allah SWT.

Kepergian terakhir almarhum Thoriq menuju liang lahat dengan diantar ratusan pentakziah dari warga setempat dan kerabat yang ada. Para pentakziah tak hanya memenuhi area dalam makam, melainkan juga area luar makam. (isa/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar