Peristiwa

Potongan Tulang Manusia di Sungai Brangkal Mojokerto Diperkirakan Meninggal Tahun 2004

Anggota Polresta Mojokerto melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Brangkal. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Dari hasil uji forensik pihak kepolisian, tulang yang ditemukan pada awal bulan Oktober lalu, merupakan bagian dari kerangka manusia. Potongan tulang paha dan tulang betis tersebut diperkirakan meninggal tahun 2004.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Ade Warokka mengatakan, hasil uji forensik, pemilik tulang itu berjenis kelamin laki-laki. “Pada saat meninggal diperkirakan usianya 39-40 tahun dan korban diperkirakan meninggal pada tahun 2004,” ungkapnya, Selasa (12/11/2019).

Masih kata Kasat, hal itu dikuatkan dari hasil pemeriksaan saksi mata, Muhammad Sofi Abdillah yang menemukan potongan tulang tersebut. Saksi mata mengatakan, ia sudah mengetahui keberadaan tulang tersebut sejak beberapa tahun sebelumnya.

“Saat itu, saksi masih duduk di bangku sekolah dasar dan saat ini saksi mata sudah duduk dibangku SMA. Awal bulan Oktober lalu, dia kembali ke tempat itu (Sungai Brangkal, red) dan menemukan kerangka tersebut. Dari laporan itu kemudian kita tindak lanjuti,” katanya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar