Peristiwa

Polres Pamekasan Ikut Meriahkan HSN 2019

Pamekasan (beritajatim.com) – Perayaan Hari Santri Nasional (HSN) 2019 yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober, tidak hanya dilakukan oleh kalangan santri. Tetapi dilakukan juga oleh elemen lain non pesantren, seperti yang dilakukan anggota Polres Pamekasan, Selasa (22/10/2019).

Bahkan ratusan personil korp baju cokelat juga melaksakan Apel Upacara khas santri, dalam memperingati HSN 2019. Apel tersebut digelar di halaman Markas Polres Pamekasan di Jl Stadion 81, dipimpin lanhsung oleh Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo dan diikuti ratusan personil polisi termasuk dari Polsek Jajaran.

Uniknya dalam momentum tersebut, para polisi mengenakan sejumlah atribut yang selama ini sangat identik dengan tradisi santri. Di antaranya dengan mengenakan kopyah dan sorban bagi anggota polisi laki-laki, sementara para polwan mengenakan kerudung putih.

Sejumlah personil Polwan Polres Pamekasan, ikut serta dalam Apel Akbar Peringatan HSN 2019 di Lapangan Nagara Bhakti kompleks Mandhepa Agung Ronggosukowati, Selasa (22/10/2019).

Kondisi tersebut kontras dengan penampilan polisi di waktu dinas atau saat bertugas, mereka selalu tampil gagah dengan seragam dinas yang khas. Baik bagi polisi laki-laki maupun Polwan, sekalipun perubahan penampilan tersebut hanya sebatas kopyah, sorban dan kerudung putih.

“Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, tidak lepas dari tercetusnya resolusi jihad yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo.

Peringatan HSN yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober, tidak lepas dari penetapan melalui keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 yang dikeluarkan dan ditanda tangani pada tanggal 15 Oktober 2015 lalu. “Pemilihan tanggal 22 Oktober tidak lepas dari sejarah panjang bangsa Indonesia, sekalipun awalnya direncanakan diperingati bersamaan dengan 1 Muharram,” ungkapnya.

“Namun momentum resolusi jihad akhirnya dijadikan sebagai rujukan dan acuan, karena melahirkan peristiwa heroik pada tanggal 10 November 1945 di Suraya, yang saat ini kita peringati sebagai Hari Pahlawan setiap tanggal 10 November,” jelasnya.

Dari itu pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar pesantren dan para santri, yang sudah berjuang demi kemerdekaan Republik Indonesia. “Selamat Hari Santri 2019, Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia,” pungkasnya.

Selain menggelar upacara di jajaran internal, sejumlah personil Polres Pamekasan juga ikut serta sebagai peserta upacara dalam kegiatan apel akbar peringatan HSN 2019 yang dipusatkan di Lapangan Nagara Bhakti kompleks Mandhepa Agung Ronggosukowati Pamekasan. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar