Peristiwa

Polisi Temukan Bungkus Obat Suplemen di Dekat Mayat Supriyatin yang Membusuk

Polisi mengevakuasi mayat Supriyatin dari rumahnya ke kamar jenazah RSUD Jombang, Kamis (23/1/2020)

Jombang (beritajatim.com) – Supriyatin (55), warga Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung, ditemukan tewas membusuk di atas kursi ruang tamu rumahnya, Kamis (23/1/2020). Tak jauh dari korban ditemukan ember plastik yang berisi bekas muntahan darah. Selain itu juga ditemukan bungkus obat suplemen.

Dugaan sementara, duda asal Dukuhmojo ini meninggal karena sakit. Karena dua hari sebelumnya dia mengeluh kurang enak badan. Selama itu pula, dia tidak masuk kerja. Supriyatin merupakan tukang plitur yang bekerja di usaha mebel milik Fatichin (42), warga Desa Janti, Kecamatan Mojoagung. Namun, sejak dua hari terakhir, yang bersangkutan tidak masuk kerja.

Kapolsek Mojoagung Kompol Paidi menjelaskan, Supriyatin sempat datang ke tempat majikannya. Dia mengeluhkan badannya yang kurang fit. Oleh sang majikan, korban diberi uang Rp 50 ribu agar digunakan untuk pijat. Nah, mulai Selasa (21/1/2020) hingga Rabu (22/1/2020), Supri tak masuk kerja.

Kemudian pada Kamis (23/1/2020) sekitar pukul 10.30 WIB, rekan kerja korban Totok Suroto mendatangi rumah Supri. Tujuannya, untuk mengajak tukang plitur ini kembali bekerja. Namun aneh, rumah korban tertutup rapat. Totok juga mencium bau busuk dari rumah tersebut.

Saksi kemudian memasuki rumah tersebut melalui pintu belakang. Alangkah kagetnya Totok saat berada di ruang tamu. Dia melihatnya rekannya telentang di atas kursi. Supri sudah tak bernyawa. Di sekitar tubuh korban juga terdapat ceceran darah bekas muntahan korban.

Totok lantas melaporkan kejadian itu ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Mojoagung. Tak berselang lama petugas datang. Jasad tersebut dievakusi ke kamar jenazah RSUD Jombang. “Keluarga korban menyadari bahwa korban meninggal karena sakit. Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi,” pungkas Paidi. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar