Peristiwa

Polisi Duga Nelayan Meninggal dalam Kondisi Sujud Akibat Laka Laut

Sumenep (beritajatim.com) – Meninggalnya H. Syukron (65), warga Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep di perairan laut Dusun Somangkaan, desa setempat, diduga akibat laka laut.

“Berdasarkan hasil visum dan keterangan saksi, korban diduga meninggal akibat laka laut,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, Ipda Agus Suparno, Kamis (11/04/2019).

Pada Kamis jam 03.00 WIB, H. Syukron (65), warga Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep ditemukan meninggal di perairan laut desa setempat, Yang menghebohkan, versi keluarga korban, korban ditemukan meninggal dalam kondisi bersujud.

Korban berangkat dari rumahnya setelah Maghrib untuk menjaring ikan, sendirian. Namun, karena hingga tengah malam korban tak kunjung pulang, maka pihak keluarga berinisiatif untuk mencarinya. Ternyata saat ditemukan, korban didapati dalam keadaan tak bernyawa.

“Korban mengalami pendarahan pada hidung kanan dan kiri mengalir. Selain itu, juga terjadi pendarahan di mata kanan dan kiri rembesan. Kemudian korban mengalami patah tulang hidung, dan terjadi pendarahan pada dubur. Saat ini Puskesmas Pragaan masih mendalami penyebab korban mengalami luka seperti itu,” papar Agus.

Versi keluarga korban, sebelum berangkat menjaring ikan kemarin, korban mengeluh pusing dan sempat minum obat. Karena itu, keluarga korban menduga korban meninggal karena sakit. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar