Peristiwa

Polda Limpahkan 2 Tersangka Ambruknya SD di Pasuruan ke Jaksa

Kabid Humas Kombes Pol Trunoyudo didampingi Wadirreskrimum AKBP Fadli W saat jumpa pers di halaman gedung Reskrimum Mapolda Jatim terkait pelimpahan tahap dua tersangka kasus ambruknya SD Gentong Pasuruan, Selasa (7/1/2020).

Surabaya (beritajatim.com) – Dua tersangka kasus ambruknya Sekolah Dasar (SD) di Gentong Pasuruan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) setelah sebelumnya berkas dinyatakan lengkap (sempurna).

Dalam jumpa persnya di direktorat reserse kriminal umum Kabid Humas Kombes Pol Trunoyudo didampingi Wadirreskrimum AKBP Fadli W menyatakan dua tersangka dari pihak kontraktor yakni DM dan SE akan segera menjalani sidang.

Selain itu lanjut Fadli, dalam kasus ini pihaknya juga sudah memeriksa saksi diantaranya Endang Ganefa Listiyowati (43) yang tinggal di jalan kyai sepuh 49 Pasuruan. “Selain tersangka, kita juga serahkan barang bukti yang berhasil disita diantaranya galvalum, batu bata, bahan plafon gipsum, pasir, genteng serta pilar cor bangunan sekolah,” ujar Fadli, Selasa (7/1/2020).

Lebih lanjut disampaikan bahwa berkas berikut saksi dan barang bukti sudah siap dilimpahkan ke pengadilan. Perlu diketahui, ambruknya atap SDN Gentong Kota Pasuruan ini terjadi pada Selasa (5/11/2019) sekitar pukul 08.30 WIB. Sebelumnya, polisi telah menetapkan dua tersangka dari pihak kontraktor berinisial DM dan SE. Keduanya disebut lalai dan melakukan pengurangan kualitas bahan bangunan hingga menyebabkan ambruknya atap gedung SDN Gentong hingga memakan dua korban meninggal dunia dan belasan luka-luka.

Kedua tersangka ini disangkakan melanggar pasal 359 karena kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa dua orang, dan mengakibatkan luka berat serta ringan. Keduanya juga dikenakan Pasal 359 KUHP dan atau 360 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. [uci/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar