Peristiwa

Pendistribusian Air Bersih Tahap 2

PMI Pamekasan Distribusikan 190 Tangki Air Selama Oktober 2019

Pamekasan (beritajatim.com) – Tim Tanggap Darurat Bencana (TDB) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, mendistribusikan sebanyak 190 tangki atau 950.000 liter air bersih gratis selama 20 hari terakhir. Terhitung sejak Selasa hingga Minggu (1-20/10/2019) kemarin.

Jumlah tersebut didistribusikan di enam kecamatan berbeda di Pamekasan, meliputi sebanyak 41 dusun di 22 desa berbeda yang terdampak kekeringan atau kekurangan air bersih selama musim kemarau tahun ini. “Untuk Oktober 2019, kami sudah distribusikan sebanyak 190 tangki,” kata Wakil Kepala Markas PMI Pamekasan, Yulianto Priyanto, Senin (21/10/2019).

“Dari total pendistribusian itu, kami juga memperluas wilayah pengiriman air bersih. Sebelumnya hanya di lima kecamatan, yakni Kecamatan Galis, Larangan, Pademawu, Palengaan dan Tlanakan. Kali ini kita tambah kecamatan Pagantenan,” ungkapnya.

Penambahan zona pengiriman tersebut dilakukan berdasar permintaan dari masyarakat, terlebih kecamatan Pagantenan juga menjadi salah satu wilayah terdampak. “Seyogyanya proses pendistribusian air ini kita lakukan selama September 2019, namun sehubungan dengan banyaknya permintaan dari masyarakat. Kami menjadi terpanggil dan melanjutkan pendistribusian dan akhirnya menambah titik sasaran,” jelasnya.

Seperti diketahui, TDB PMI Pamekasan mendistribusikan sebanyak 565 ribu liter air secara gratis bagi warga terdampak kekeringan di lima kecamatan berbeda di Bumi Gerbang Salam, selama September 2019. Terhitung 2 hingga 30 September 2019 lalu.

Pada musim kemarau tahun ini, tercatat hanya dua dari total 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, yang dinyatakan aman dan bebas dari bencana kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Masing-masing Kecamatan Pakong dan Kecamatan Pamekasan (Kota).

Kedua kecamatan tersebut tidak termasuk dari 11 kecamatan berbeda yang dipastikan terdampak kekeringan yang tersebar di sebanyak 325 dusun yang tersebar di 80 desa dengan total warga terdampak kekeringan terdiri dari 71.032 kepala keluarga.

Mengacu pada data tersebut, tercatat sebanyak 212.321 jiwa terdampak kekeringan dan mengalami kekurangan air bersih pada musim kemarau tahun ini. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang hanya tersebar di sebanyak 310 dusun di 80 desa berbeda, tambah 15 dusun.

Salain TDB PMI Pamekasan, terdapat sejumlah instansi atau lembaga lain yang ikut serta mendistribusikan air bersih gratis bagi masyarakat terdampak kekeringan. Di antaranya BPBD, partai politik (parpol) hingga perorangan alias pribadi. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar