Peristiwa

PMI Pamekasan Bagikan 565 Ribu Liter Air Bersih Selama September 2019

Pamekasan (beritajatim.com) – Tim Tanggap Darurat Bencana (TDB) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, mendistribusikan sebanyak 565 ribu liter air secara gratis bagi warga terdampak kekeringan di lima kecamatan berbeda di Bumi Gerbang Salam.

Total air gratis tersebut merupakan bagian dari salah satu program sosial dan partisipasi meringankan beban masyarakat terdampak, hal itu dilakukan selama sebulan terakhir. Terhitung sejak 2 hingga 30 September 2019 kemarin.

“Alhamdulillah, proses pendistribusian air bersih yang kami lakukan untuk tahap pertama berjalan lancar. Total air bersih yang kita distribusi kan secara gratis mencapai 565 ribu liter, terhitung sejak tanggal 2 hingga 30 September 2019,” kata Wakil Kepala Markas PMI Pamekasan, Yulianto Priyanto, Selasa (1/10/2019).

Sejumlah warga sangat antusias mendapat bantuan air bersih gratis dari TDB PMI Pamekasan.

Tidak hanya itu, pihaknya juga bakal melanjutkan proses pendistribusian air bersih gratis tahap dua pada Oktober 2019. “Seyogyanya proses pendistribusian air ini kita lakukan selama September 2019, namun sehubungan dengan banyaknya permintaan dari masyarakat. Kami menjadi terpanggil dan melanjutkan pendistribusian,” ungkapnya.

“Untuk proses pendistribusian kami tetap memfokuskan di lima kecamatan berbeda di Pamekasan, yakni yakni Kecamatan Galis, Larangan, Pademawu, Palengaan dan Tlanakan. Untuk kecamatan lainnya masih kami upayakan,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam program sosial kemanusiaan. Khususnya pihak PMI Provinsi Jawa Timur, yang sudah berkenan meminjamkan mobil tangki untuk proses pendistribusian air bersih gratis.

“Tidak penting, terima kasih juga kami sampaikan kepada pihak BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Pamekasan, yang sudah bersedia berbagi data bersama kami seputar beberapa wilayah terdampak kekeringan di Pamekasan. Juga bagi orari lokal, dimana frekuensinya sangat bermanfaat bagi kegiatan kami,” pungkasnya.

Seperti diketahui, tercatat hanya dua dari total 13 kecamatan berbeda di Bumi Gerbang Salam, yang dinyatakan aman dan bebas dari bencana kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Masing-masing Kecamatan Pakong dan Kecamatan Pamekasan (Kota).

Kedua kecamatan tersebut tidak termasuk dari 11 kecamatan berbeda yang dipastikan terdampak kekeringan yang tersebar di sebanyak 325 dusun yang tersebar di 80 desa dengan total warga terdampak kekeringan terdiri dari 71.032 kepala keluarga.

Mengacu pada data tersebut, tercatat sebanyak 212.321 jiwa terdampak kekeringan dan mengalami kekurangan air bersih pada musim kemarau tahun ini. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang hanya tersebar di sebanyak 310 dusun di 80 desa berbeda, tambah 15 dusun.

Salain TDB PMI Pamekasan, terdapat sejumlah instansi atau lembaga lain yang ikut serta mendistribusikan air bersih gratis bagi masyarakat terdampak kekeringan. Di antaranya BPBD, partai politik (parpol) hingga perorangan alias pribadi.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, kekeringan di Bumi Gerbang Salam diprediksi bakal berlangsung hingga sebulan kedepan. Bahkan puncak kekeringan juga diprediksi terjadi pada Oktober 2019 mendatang. “Namun untuk pendistribusian air bersih gratis ini kita lakukan hingga akhir September 2019,” pungkasnya [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar