Peristiwa

World Clean Up Day 2019

Plastik Dominasi Total Sampah di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 80 persen dari total 6 ton sampah yang dipungut para relawan dalam kegiatan Gerakan Bersih-Bersih Sampah dalam rangka World Clean Up Day 2019 di kabupaten Pamekasan, merupakan sampah plastik.

Dalam kegiatan yang digelar serentak di 158 negara di dunia, para relawan di Pamekasan memusatkan kegiatan tersebut di sepanjang pesisir pantai Tlanakan, yakni di sekitar Pantai Ambat dan pesisir Pantai Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Sabtu (21/9/2019) kemarin.

“Total sampah yang kita kumpulkan pada kegiatan World Clean Up Day 2019 di Pesisir Pantai Tlanakan, tercatat 6 ton. Sekitar 80 persen dari total tersebut merupakan sampah plastik,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, Amin Jabir, Minggu (22/9/2019).

Kegiatan sosial yang mengusung tema ‘Aksi Bersih-Bersih Sampah Plastik alias Simpaktik’ tersebut, dilakukan sebagai upaya menggugah kesadaran publik agar selalu peduli terhadap lingkungan. Termasuk kebersihan pantai di sejumlah pesisir pantai Bumi Gerbang Salam.

“Selain itu, kegiatan seperti ini juga kami lakukan sebagai upaya mendukung program pemerintah kabupaten (pemkab) yang digagas Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, yakni ‘Pamekasan Cantik’,” ungkap pimpinan yang akrab disapa Pak Jabir.

Tidak hanya itu, kegiatan serupa juga sempat digelar di lokasi wisata bahari di Pantai Talang Siring, Larangan. Termasuk di area wisata mangrove di lokasi setempat. “Jadi kegiatan seperti ini akan menjadi kegiatan rutin tahunan di Pamekasan,” jelasnya.

Terlebih Pamekasan juga sering mendapat penghargaan Adipura dari Pemerintah Pusat, karena sekitar 800 ribu jiwa penduduk dinilai mampu menjaga kebersihan lingkungan dengan sistem pengolahan sampah terpadu.

“Target kami kedepan, Pamekasan lebih baik lagi. Oleh karena itu, pelibatan kelompok masyarakat sangat penting dalam mendukung program ini,” pungkasnya. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar