Peristiwa

Pipa PDAM Retak akibat Proyek PU Bina Marga Jatim di Sampang

Proyek pelebaran jalan PU Bina Marga Provinsi Jatim di wilayah Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.

Sampang (beritajatim.com) – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa timur melaksanakan kegiatan proyek pelebaran Jalan Provinsi di Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Tetapi, proyek tersebut kemudian menjadi keluhan warga. Lantaran pengerukan tanah yang dilakukan rekanan merusak saluran pipa PDAM yang tertanam di dalam tanah. Akibatnya, distribusi air bersih ke sejumlah rumah warga terganggu.

Mahrus, warga Desa Komis, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, mengaku senang karena jalan diperlebar namun pengerjaan proyek itu merusak pipa PDAM. “Rusaknya pipa akibat pengerukan tanah yang telah dilakukan pihak pelaksana, pipa yang bocor sudah sepekan, tapi sampai saat ini belum ada perbaikan,” terangnya, Sabtu (17/8/2019).

Dia mengatakan, dugaan sementara pipa PDAM yang rusak itu merupakan transmisi pipa besar dan ada tiga titik lokasi pipa PDAM yang bocor. Yakni, di Desa Komis, di depan SMPN 1 Kedungdung, dan di depan masjid Kedungdung. Tapi hingga saat PDAM Trunojoyo Sampang belum melakukan perbaikan. Akibatnya, air yang seharusnya sampai ke rumah warga atau pelanggan justru lebih banyak menggenang di pinggir jalan.

“Kami berharap pihak terkait segera memperbaiki pipa tersebut, karena kita sangat membutuhkan air bersih,” ujarnya.

Kabag Hubunggan Pelanggan PDAM Trunojoyo Sampang, Yazid Solihin mengaku sudah mengetahui terkait dengan kerusakan pipa PDAM yang dikarenakan pengerjaan proyek pelebaran jalan di lokasi tersebut. Pihaknya masih menunggu koordinasi atau surat permohonan kerjasama dari pihak pelaksana proyek untuk melakukan perbaikan pipa air yang bocor atau rusak.

“Sampai sekarang kami belum menerima surat itu dari pihak pelaksana proyek,” tandasnya. [sar/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar