Peristiwa

Pilkades Ricuh, Wakapolda Jatim Tinjau Langsung ke Sumenep

Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Polisi Djamaludin

Sumenep (beritajatim.com) – Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Polisi Djamaludin meninjau langsung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sumenep, Kamis (7/11/2019).

“Saya sudah mendapat laporan dari pak Kapolres tentang kericuhan Pilkades di Desa Juruan Laok. Arahan saya, kalau memang ada pelanggaran hukum, langsung ditindak tegas,” katanya.

Pilkades Juruan Laok, Kecamatan Batuputih berakhir ricuh. Massa dari calon kepala desa yang tidak lolos seleksi merasa tidak puas dan mengamuk. Massa merusak kotak suara dan merobek surat suara. Massa juga merobohkan terop dan merusak kursi di lokasi Pilkades. Massa semakin tidak terkendali. Terlihat batu mulai dilempar ke arena Pilkades. Akibatnya, pelaksanaan Pilkades pun terpaksa dihentikan.

Aparat kepolisian terlihat kewalahan akibat banyaknya jumlah massa. Namun polisi dari Polres dan Brimob bergerak cepat mengevakuasi 5 calon kepala desa dan panitia pelaksana Pilkades Juruan Laok. “Belajar dari kejadian hari ini, untuk Pilkades di kepulauan tanggal 14 November nanti harus dipersiapkan lebih baik. Apalagi wilayah kepulauan itu kan transportasinya tidak mudah,” ujar Djamaludin.

Mantan Kapolres Sumenep ini mengaku sengaja datang ke Sumenep untuk memberikan ‘support’ terhadap kegiatan pengamanan Pilkades.”Waktu saya jadi kapolres disini dulu, kejadian seperti itu juga ada. Tapi saya yakin bisa diatasi. Kalau wilayah lain aman, masak Sumenep gak bisa?” ujarnya. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar