Peristiwa

Pikap Terjun ke Jurang, Perempuan Paruh Baya Meninggal

Jember (beritajatim.com) – Sebuah mobil pikap terjun ke dalam jurang di jembatan Padukuhan Karanganyar, Dusun Gendir, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (16/6/2019).

Satu orang meninggal dalam kejadian itu, yakni Bu Liyasun (50), warga setempat. Sementara itu Bu Torima (45) masih dirawat di RS dr. Soebandi.

Kecelakaan terjadi saat pukul tujuh pagi, saat Mitsubishi L300 Nopol B 9044 VI yang dikemudikan M. Fauzi (45) meluncur di jalanan. Mobil pikap itu mengangkut sembilan orang kerabat Fauzi, di antaranya anak-anak, yakni Bu Liyasun (50), Bu Torima (45), Dulhadi (45), Edy (40), Susi (35), Supiyani (50), Mila (8), Ana (11), dan Aliya (8).

Mereka dijemput Fauzi dari Terminal Tawangalun. “Rencananya semua ini mau pulang setelah berkunjung ke rumah sanak famili di luar kota,” katanya.

Semula tidak ada tanda-tanda mobil rusak. Saat melintasi tanjakan di jembatan, mobil tak kuat bergerak. Mobil itu mundur dan gagal dihentikan Fauzi. Rem blong. Mobil menabrak pembatas jembatan dan masuk ke jurang sedalam empat meter bersama seluruh penumpang.

Beruntung tak semua mengalami luka parah. Namun satu orang meninggal. Mereka dievakuasi polisi dan warga sekitar. Kasus ini ditangani polisi. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar