Peristiwa

Pergi Tanpa Pamit, Wanita ini Ditemukan Meninggal di Hutan

Petugas kepolisian dari jajaran polsek Semanding, Polres Tuban saat mendatangi lokasi penemuan mayat perempuan di hutan

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah warga yang tinggal di kawasan pinggir area persil atau lahan hutan milik Perhutani di Dusun Tlogopule, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan di lokasi hutan.

Sesosok mayat perempuan yang ditemukan sudah tidak bernyawa dan mengeluarkan bau busuk itu diketahui bernama Amin Mulyasaroh (66), warga Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban. Sebelum ditemukan tewas itu, perempuan tua itu pergi dari rumah dan sudah dicari pihak keluarga selama beberapa hari terakhir ini.

Mayat perempuan tua yang tergeletak di bawah gubuk area persil itu pertama kali diketahui oleh Winarti (40), warga Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Tuban. Yang mana Winarti adalah penggarap lahan persil yang menjadi tempat perempuan tua itu ditemukan tergeletak sudah tidak bernyawa.

“Pertama kali korban ditemukan Winarti penggarap dari Persil tersebut. Karena Winarti adalah tetangga dari korban, sehingga langsung kembali pulang dan memberitahu keluarga korban,” terang IPTU Suganda, Kasubbag Humas Polres Tuban, Sabtu (19/10/2019).

Pihak keluarga korban yang mendapatkan kabar tersebut langsung berdatangan ke lokasi hutan guna memastikan bahwa itu adalah keluarganya yang sudah tidak pulang berhari-hari. Setelah dicek benar bahwa mayat itu adalah Amin Mulyasaroh, akhirnya warga dan keluarga korban melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Proses identifikasi mayat perempuan yang tergeletak di gubuk yang ada di kawasan lahan hutan milik Perhutani

“Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan langsung datang ke TKP yang lokasinya di area persil itu. Petugas kemudian melakukan identifikasi terhadap jenazah korban yang kondisinya sudah mengeluarkan bau tidak sedap itu,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis dan juga tim identifikasi Polres Tuban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh perempuan yang ditemukan tewas mengenaskan di hutan itu. Diduga korban tewas akibat mengalami sakit dan selama ini disebutkan korban mengalami depresi.

“Diduga korban meninggal akibay sakit, karena dari keterangan pihak keluarga bahwa korban mempunyai riwayat sakit magh. Memang korban pergi meninggalkan rumah tidak pamit, dan sudah dicari-cari oleh pihak keluarga namun tidak ketemu,” pungkasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis dan proses identifikasi, mayat perempuan tua yang ditemukan di gubuk area hutan itu langsung diambil oleh pihak keluarga. Yang mana, pihak keluarga korban menerima kejadian tewasnya Amin Mulyasaroh dan tidak akan menuntut pihak manapun.[mut/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar