Peristiwa

Perbaikan Jalan Dihentikan, Pemerintah Diharapkan Turun Tangan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kondisi jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) yang menghubungkan Kecamatan Kanor dengan Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, rusak dan berlubang. Hal itu banyak dikeluhkan oleh para pengguna jalan.

Jalan yang rusak berada di Dusun Patoman, Kecamatan Kanor, tepatnya di tengah persawahan. Kerusakan disebabkan akibat perbaikan jalan yang tidak diselesaikan oleh tim pelaksana.

Perbaikan sudah dilakukan sejak November 2018 lalu, namun hingga kini perbaikan belum selesai, justeru malah ditinggalkan oleh kontraktor. Proses perbaikan jalan berpaving itu baru sekitar 70 persen.

Sehingga, setelah hujan jalan selebar kurang lebih enam meter itu seperti kolam lele. Seluruh badan jalan penuh air berwarna kuning kecoklatan. Sementara saat air hilang jalan sangat becek dan berlumpur.

“Kami sangat mengeluhkan sekali dengan kondisi ini (jalan rusak). Selain mengganggu perjalanan,” ujar Eko Budiyanto salah satu pengguna jalan yang melintas, Jumat (12/4/2019).

Selain itu, menurut Eko, rusaknya jalan tersebut juga menyebabkan banyak pengguna jalan yang mengalami kecelakaan. “Kami berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan lanjutan,” lanjutnya.

Sementara itu Camat Kanor M. Mahfud mengungkapkan, jalan PUK yang menghubungkan Kecamatan Kanor dengan Baureno itu perbaikannya dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bojonegoro, melalui kontraktor. Hanya saja, dia tidak tahu kenapa kontraktor tidak merampungkan perbaikan.

“Kami akan koordinasikan dengan Dinas PU terkait perbaikan jalan ini. Juga sudah kami koordinasikan dengan pihak Desa Simorejo terkait data-datanya,” katanya menambahkan. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar