Peristiwa

Pengungsi Angin Puting Beliung Kota Batu Butuh Perlengkapan Bayi

Suasana pengungsi di Balai Desa Punten.

Malang(beritajatim.com) – Jumlah pengungsi angin puting beliung di Kota Batu terus bertambah setiap waktu. Kini update dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Batu, jumlah pengungsi sudah mencapai 1.182 jiwa.

Mereka berasal dari tiga Desa Sumberbrantas, Desa Gunungsari dan Desa Sumbergondo semuanya berada di wilayah Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Ribuan pengungsi ini ditempatkan di beberapa posko. Seperti di Rumah Dinas Wali Kota, Balai Desa Punten, Posko BPBD, Balai Desa Tulungrejo, SDN Punten, Balai Desa Sidomulyo, dan Kantor Lurah Songgokerto.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim mengatakan, pihaknya telah mengevakuasi seluruh warga desa. Para pengungsi sebagian besar membutuhkan makanan dan perlengkapan bayi seperti popok hingga pakaian.

“Kebutuhan mendesak bahan makanan, air mineral, perlengkapan bayi, perlengkapan bersih diri, selimut. Susu bayi, susu kental, tisu basah, tisu kering dan makanan bayi. Total pengungsi sudah mencapai 1.182 jiwa,” kata Rochim.

Rochim mengatakan, jajaran forum koordinasi pimpinan daerah Kota Batu juga telah mengunjungi rumah duka korban angin puting beliung, Sodiq. Dia meninggal dunia karena tertimpa pohon tumbang, pada Minggu, (20/10/2019).

“Walikota Batu beserta jajaran Forkopimda telah mengunjungi rumah duka yang tertimpa pohon tumbang yang disebabkan Angin Kencang, di Desa Gunungsari RT 02 RW 05 Kecamatan Bumiaji,” tandasnya. (luc/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar