Peristiwa

Pencemaran Sungai Brantas Tergolong Parah

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Raymond Valiant Ruritan.

Malang (beritajatim.com) – Perum Jasa Tirta I melakukan susur Sungai Brantas mulai dari hulu di Kota Batu hingga Kampung Warna-warni, Kota Malang, sejak Senin, 11 November hingga Sabtu 16 November 2019. Susur sungai melibatkan berbagai unsur masyarakat termasuk TNI.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Raymond Valiant Ruritan mengatakan, susur Sungai Brantas sudah lama direncanakan. Namun, baru dilakukan pada tahun ini. Tujuannya adalah mengetahui secara pasti kondisi Sungai Brantas sebagai sungai terpanjang di Jawa Timur.

“Susur sungai Brantas ini sebenarnya sudah lama dicita-citakan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Fokusnya memotret kondisi sungai Brantas dengan panjang 320 kilometer ada 17 juta jiwa di dalam wilayah sungai,” kata Raymond, Rabu, (13/11/2019).

Raymond mengungkapkan, pencemaran limbah di Sungai Brantas tergolong berat. Limbah padat ditemukan nyaris disepanjang Sungai Brantas. Limbah padat itu seperti sampah, kebiasaan masyarakat membuang sampah di sungai semakin membuat pencemaran lingkungan bertambah parah.

“Sungai ini mengalami banyak tekanan. Dan akhirnya kita pantau menggunakan drone selama tiga hari disusuri dengan rafting juga, makin banyak data yang kita peroleh akan membuat kita mengetahui seperti ini hasil sisir sungainya,” papar Raymond.

Selain limbah padat, pencemaran domestik, seperti limbah rumah tangga, limbah kampung, juga menjadi penyebab pencemaran sungai. Sejauh ini masih banyak limbah domestik yang langsung dibuang ke sungai. Hal ini membuat air tercemar dan merusak ekosistem sungai.

“Kedua pencemaran domestik, seperti limbah rumah tangga, limbah kampung, langsung dibuang ke sungai itu juga luar biasa. Sungai Brantas saat ini digunakan untuk berbagai keperluan seperti kegiatan domestik, industri, pertanian, wisata dan perikanan. Susur sungai juga dapat memberikan informasi lokasi dan nama sumber mata air yang ada di tepi sungai,” tandasnya. (luc/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar