Peristiwa

Pelaku Penusukan Preman Terminal Kertajaya Merupakan Residivis Tahun 2010

Mojokerto (beritajatim.com) – Pelaku penusukan preman Terminal Kertajaya Kota Mojokerto, Arifin alias Temon (56) warga Dusun Temon RT 1 RW 1, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto merupakan residivis tahun 2010.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Ade Warokka mengatakan, pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama yang dilakukan pada sekitar tahun 2010. “Pelaku dijerat Pasal 351 Ayat (2) KUHPidana Jo Pasal 2 UU Darurat No 12 tahun 1951,” ungkapnya, Senin (6/5/2019).

Masih kata Kasat, pelaku berhasil diamankan setelah melarikan diri usai menusuk korban di depan toilet Terminal Kertajaya Kota Mojokerto pada, Kamis (2/5/2019) lalu. Pelaku diamankan pada, Minggu (5/5/2019) sekira pukul 12.30 WIB.

“Pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Mojokerto Kota guna penyelidikan lebih lanjut. Sementara dari lokasi kejadian, diamankan barang bukti berupa satu buah pisau dapur yang terdapat bercak darah dengan pegangan pisau terbuat dari kayu warna kuning,” katanya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar