Peristiwa

Pelaku Pembuangan Bayi di Banyuwangi Terungkap

foto/ilustrasi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Tak butuh waktu lama, Kepolisian Sektor (Polsek) Glagah berhasil mengungkap pelaku sekaligus ibu bayi perempuan yang dibuang di sebuah surau pinggir sungai Desa Kenjo, Kecamatan Glagah. Pelaku merupakan seorang janda sekaligus anak dari saksi yang pertama kali menemukan bayi tersebut.

“Setelah kita kumpulkan bukti-bukti dan saksi, itu mengarah kepada sorang perempuan berinisial R usia 27 tahun. Kita lakukan pemeriksaan dan R mengakui bahwa itu adalah bayinya,” ungkap Kapolsek Glagah AKP Imron, Selasa (20/8/2019).

Imron mengatakan, pelaku nekat membuang bayinya tersebut lantaran malu diketahui oleh tetangganya. Pasalnya, diduga buah hatinya itu hasil dari hubungan gelap. “Alasannya takut kelahirannya diketahui orang lain, karena dia seorang janda,” ujarnya.

Polisi tak hanya memeriksa ibu bayi, tapi juga mengumpulkan bukti lain. Saksi bernama Ansori yang tidak lain ayah R juga ikut diperiksa. “Saksi mengaku tidak tahu kalau anaknya hamil. Itu dikuatkan dengan keterangan R yang mengaku tidak memberitahu siapapun terkait kehamilannya,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang dikumpulkan, polisi menetapkan R sebagai tersangka. Akan tetapi atas alasan kondisi, polisi belum penahanan pelaku.

Sebelumnya, bayi perempuan ditemukan warga di sebuah surau milik warga di Dusun Krajan, Desa Kenjo, Kecamatan Glagah, Senin (18/8/2019) dini hari. Penemuan itu pertama kali diketahui oleh Ansori saat mendengar tangisan bayi di dekat sungai. Saat didatangi ternyata sesosok bayi masih telanjang terlentang di lokasi itu. Hingga akhirnya, bayi tersebut dibawa ke bidan dan mendapat perawatan di RSUD Blambangan. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar