Peristiwa

Pelaku Onani Banyuwangi Diduga Alami Gangguan Jiwa

Banyuwangi (beritajatim.com) – Pelaku onani di bilik ATM di desa Sumberberas, Kecamatan Muncar telah ditemukan dan diamankan oleh Polresta Banyuwangi. Namun nampaknya ada yang janggal dari penangkapan pemuda berinisial HDK tersebut.

Karena pemuda yang tinggal di Dusun Krajan desa kedunggebang Kecamatan Tegaldlimo tersebut menurut kabar memang memiliki kelainan jiwa. Meski demikian, pihak Polresta Banyuwangi masih akan mendalami mengenai hal tersebut.

“Ya kami akan mengecek hal tersebut dan kami akan mendatangkan Psikolog untuk mengetahui kondisi pelaku ini,” kata Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifudin, Senin (2/12/2019).

Di sisi lain menurut keterangan dari tetangga pelaku memang memiliki gangguan jiwa sejak kecil. Bahkan Pemuda tersebut memang sering melakukan tindakan tak senonoh (onani) di sembarang tempat.

“Ya, Handoko itu memang kondisinya seperti itu malah sejak kecil. Dia sering jalan kemana saja, bahkan orang tuanya sampai kesulitan mencari keberadaannya”.

“Di sini, semua orang tau kalau dia mohon maaf kurang genap (terganggu jiwanya), ditanya atau diajak komunikasi juga tidak respon. Kalau masalah ngeloco (onani) dia memang sering, kadang di pinggir jalan juga seperti itu,” kata Dani Fajarianto, tetangga pelaku di Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo.

Lalu, mengapa dia hingga tertangkap oleh Polisi? Pihak warga di Desa Kedunggebang banyak yang bertanya mengenai hal itu.

“Setahu saya kalau orang dengan gangguan jiwa tidak bisa dihukum ya? Tapi mungkin untuk pengungkapan kasus ini, bisa jadi. Tapi kasihan kalau dia sampai ditahan. Bisa ditanya ke orang tuanya atau Pak Kasun sini semua tahu keseharian dia. Saya juga tahu sejak kecil dia seperti apa?,” pungkasnya. [rin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar