Peristiwa

Pelajar Tewas Terlindas Tronton, Pengemudinya Langsung Kabur

Tuban (beritajatim.com) – Seorang pelajar tewas dengan kondisi mengenaskan setelah terlindas truk tronton di jalur Pantura Tuban tepatnya di pertigaan Manunggal Selatan, jalan Tuban-Surabaya, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Jumat (1/11/2019).

Korban tewas bernama Ahmad Fikri Sarmadi (19), pelajar asal Desa Puncakwangi, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Sedangkan pengemudi truk tronton itu langsung kabur setelah peristiwa tersebut. Bahkan dia juga meninggalkan truknya di TKP.

Kecelakaan maut yang menimpa pelajar itu berawal saat Ahmad Fikri mengendarai sepeda motor honda Beat nopol S 4226 L. Korban yang hanya seorang diri itu berjalan dari barat ke timur atau menuju arah Surabaya.

Ketika sampai di pertigaan Manunggal Selatan, dari arah utara terdapat truk tronton dengan nopol BE 9592 Y yang masih belum diketahui identitas pengemudinya. Truk dengan muatan penuh itu dari arah utara akan belok kanan atau ke arah barat menuju Kota Tuban.

“Ketika belok ke arah barat, pengemudi truk diduga tidak memperhatikan arus di arah berlawanan. Karena jarak yang sudah dekat, kecelakaan sepeda motor dengan truk tronton itu tidak bisa terhindarkan,” terang Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban Iptu Khoirul Ahmad.

Sepeda motor yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi itu menabrak bagian samping truk tronton tersebut. Sehingga motor terjatuh pas di depan ban belakang kendaraan dan kemudian membuat pelajar yang mengendarai motor itu terlindas hingga kondisinya luka parah dan kepalanya hancur.

“Setelah mengalami kecelakaan itu pengemudi truk tronton langsung kabur dan meninggalkan kendaraannya di lokasi. Dalam kecelakaan itu, pengendara motor meninggal dunia di TKP,” tambahnya.

Sementara itu, petugas Sat Lantas Polres Tuban yang ada di TKP kemudian mengevakuasi jenazah pelajar yang tewas dalam kecelakaan. Selanjutnya dilakukan olah TKP. Setelah itu, petugas mengamankan truk tronton yang ditinggalkan pengemudinya itu serta motor korban.

“Pengemudi masih kita lakukan pengejaran. Kecelakaan terjadi setelah hujan. Makanya, kami menghimbau kepada para pengendara untuk selalu hati-hati dan lakukan pengecekan secara berkala kondisi ban kendaraan,” pungkasnya. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar