Peristiwa

Pelajar SMP di Ngawi Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas

foto/ilustrasi

Ngawi (beritajatim.com) –  Peringatan untuk orangtua untuk selektif mengizinkan anaknya yang masih dibawah umur dalam menggunakan sepeda motor. Selain membahayakan diri sendiri, keterampilan dan haluan yang belum mumpuni juga bisa membahayakan orang lain.

Seperti kejadian kecelakaan yang terjadi di jalan desa KM 12-13, tepatnya di jalan desa persawahan masuk Desa Tungkulrejo Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi.  Melibatkan pelajar berinisial MH (15) menabrak pejalan kaki yang mengakibatkan pejalan kaki tersebut tewas.

”Ada pelajar yang terlibat laka lantas yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia,” kata Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yanto Mulyanto, Senin (27/5/2019).

Yanto menceritakan kecelakaan bermula saat sepeda motor dengan nopol AE 3369 KT yang dikendarai MH yang beralamat di Desa Tungkulrejo Kecamatan Padas Ngawi berjalan dari timur ke barat dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di TKP,  karena terlalu gelap dan jarak sudah terlalu dekat, sepeda motor MH langsung menabrak pejalan kaki yang diketahui bernama Karmin (55) yang juga warga Desa Tungkulrejo Kecamatan Padas Ngawi.

”Korban mengalami patah tulang kaki kiri, telinga keluar darah dan meninggal dunia saat mendapat pertolongan medis di puskesmas Padas,” katanya.

Sedangkan sang pengendara sepeda motor MH mengalami luka berat, babras lutut kaki kiri, babras siku tangan kanan dan kiri serta masih trauma. Dan sepeda motor mengamali kerusakan, saat ini diamankan di unit laka lantas Polres Ngawi.

”Kecelakaan yang melibatkan anak dibawah umur ini marak terjadi. Kami memghimbau kepada orangtua untuk tidak mengizinkan anaknya naik sepeda motor sampai umurnya cukup untuk memiliki SIM,” pungkasnya. (end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar