Peristiwa

Pekerja Perbaikan Jembatan Tercebur Sungai Brantas

Mojokerto (beritajatim.com) – Diduga tak bisa menjaga keseimbangan, seorang pekerja perbaikan jembatan di Jembatan Ngrame, Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto tercebur Sungai Brantas. Akibatnya, tubuh korban hanyut terbawa arus sungai.

Kepala Bidang Pelayanan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto, Didik Soedarsono mengatakan, di lokasi kejadian ada delapan orang pekerja perbaikan jembatan. “Para pekerja sedang melakukan pengencangan baut yang ada di bawah jembatan,” ungkapnya, Selasa (9/4/2019).

Masih kata Didik, korban menggunakan alat torsi tangan. Namun terlepas dan hilang keseimbangan sehingga korban jatuh terjaring karena jaring tak kuat menahan beban tubuh korban, korban akhirnya tercebur ke Sungai Brantas dan terbawa arus.

“Salah satu rekan korban mencoba menolong dengan melompat ke sungai, namun karena arus Sungai Brantas saat itu cukup deras sehingga korban tidak bisa diselamatkan. Kejadian sendiri, sekira pukul 15.45 WIB. Saat ini sejumlah relawan dan pihak kepolisian masih berada di lokasi untuk mencari korban,” katanya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar