Peristiwa

Pasar Eks Pengadilan Akan Diratakan dengan Tanah, Mengapa?

Kondisi pasar eks pengadilan di Ponorogo [Foto: Endra Dwiono]

Ponorogo (beritajatim.com) – Seiring dengan pembangunan ulang Pasar Legi, pasar eks pengadilan yang berada di sebelah utaranya juga harus rata dengan tanah. Pasalnya pembangunan Pasar Legi itu nantinya juga mencakup area tersebut.

Kepala Disperdakum Ponorogo Addin Andhanawarih mengungkapkan status bangunan pasar eks pengadilan itu milik Pemkab. Dulu dibangun oleh Kementerian Koperasi. “Kami sudah bersurat ke BPPKAD untuk menghapuskan aset pasar eks pengadilan,” kata Addin, Kamis (10/10/2019).

Penghapusan aset itu penting dilakukan karena kelak luasan Pasar Legi yang baru mencakup pasar eks pengadilan. Sehingga nanti aset Pemkab tidak tumpang tindih dan menjadi satu kesatuan aset. “Namun sementara ini yang diappraisal baru ruko-rukonya,” sambung Addin.

Mengapa demikian, Addin berdalih, sudah ada sejumlah pihak yang berminat menampung bongkaran materialnya. Material bangunan los dipesan oleh para pedagang di pasar relokasi. Mereka ingin atap salah satu los dipindah ke pasar relokasi untuk peneduh bagi pedagang di area selatan.

Dan yang memesan lainnya adalah Kodim 0802/Ponorogo. Pihak Kodim 0802 menginginkan atap galvalum di satu los lainnya di pasar eks pengadilan. Rencananya, atap tersebut akan digunakan untuk pembangunan masjid mereka. Kodim 0802/Ponorogo sudah berkirim surat kepada pemkab terkait hal tersebut,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar