Peristiwa

Pabrik Snack di Probolinggo Terbakar

Probolinggo (beritajatim.com) – Rumah sekaligus perusahaan makanan ringan di JL. Sunan Muria, RT 06/RW 03, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, luluh lantak setelah dilalap sijago merah, Kamis (27/6/2019) dini hari.

Tohir (44), pemilik rumah mentaksir, kerugian akibat kebakaran mencapai ratusan juta rupiah. “Kalau korban jiwa tidak ada. Tapi kerugian materi sekitar Rp. 250 juta lebih. Bahan makanan dan produk jadi yang sudah siap dipasarkan semua hangus” katanya di sekitar lokasi kebakaran.

Sementara itu, Nursi, (50), ketua rukun tetangga setempat mengatakan, api diduga berasal dari sisa pembakaran di tungku pabrik. “Kemungkinan api ditungku belum sepenuhnya padam sudah ditinggal pekerja,” katanya.

Masyarakat mengetahui peristiwa kebakaran, lanjut Nursi, setelah mendengar klakson kereta api yang sedang melintas persis di belakang pabrik. “Kereta api klakson-klakson. Awalnya warga mengira ada orang tertabrak kereta. Tidak tahunya klakson itu memberi sinyal adanya kebakaran,” terangnya.

Api yang terlihat sejak pukul 02:15 wib, baru bisa dijinakkan sekitar pukul 06:30 wib. Banyaknya bahan baku makanan diduga mudah terbakar, dan minyak goreng, menyebabkan api sulit dipadamkan.

Tiga mobil pemadam kebaran, yakni milik Pemkot Probolinggo, Pemkab Probolinggo, dan milik PT Kutai Timber Indonesia, terlibat dalam pemadaman api. (eko/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar