Peristiwa

Pabrik Batching Plant di Sampang Tak Kantongi Izin Lingkungan

Pabrik Batching Plant di Sampang

Sampang (beritajatim.com) – Keresahan warga Desa Pangelen, Kecamatan/Kabupaten Sampang, dengan adanya dampak lingkungan yang ditimbulkan perusahaan Batching Plant atau ready mix di desa setempat semakin jelas. Sebab, ternyata perusahaan tersebut tidak memiliki izin lingkungan.

Kabid Penataan dan Pengelolaan Lingkungan (PPL) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang Moh. Zainullah mengatakan, pengajuan izin lingkungan perusahaan yang dimaksud masih dalam proses. Diantaranya Izin Upaya Pengelolan Lingkungan (UPL), dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL). Namun, izin itu belum keluar karena ada perubahan dari pihak pemohon. Sehingga harus direvisi. “Ada perubahan dokumen yang diajukan. Jadi perlu dilakukan revisi,” terangnya, Kamis (19/9/2019).

Dijelaskan, izin lingkungan bertujuan untuk menjaga lingkungan sekitar agar tidak terdampak oleh keberadaan perusahaan tersebut. Misalnya, polusi, limbah, dan semacamnya. “Izin lingkungan untuk menjamin dan memastikan bahwa aktivitas perusahaan tidak berdampak ke masyarakat dan lingkungan sekitar,” imbuhnya.

Sebelum perusahaan itu beroperasi, pemlik usaha harus berupaya memerhatikan dampak yang akan ditimbulkan. Salah satunya, dengan menyediakan ruang terbuka hijau (RTH), penamaan pohon dan melakukan penyiraman lokasi. “Kami ingin aktivitas perusahaan tidak menggangu warga setempat. Seperti debu, dan bahan-bahan lainnya,” pungkasnya. [sar/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar