Peristiwa

Operasi Cipkon, Satpol PP Kota Kediri Jaring 2 Pasangan Mesum

Kediri (beritajatim.com) – Satpol PP Kota Kediri kembali melakukan operasi cipta kondisi aman. Kali ini sasarannya adalah tempat kos di seluruh Kota Kediri. Personil penegak peraturan daerah (perda) berangkat dari markasnya Jalan Veteran, Kota Kediri.

Mereka langsung menuju ke kawasan rumah kos yang ada di Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren. Petugas menyisir satu per satu kamar kos. Mereka meminta penghuni kos menunjukkan kartu identitasnya masing-masing untuk dilakukan pemeriksaan.

Dalam penyisiran ini, petugas mendapati dua orang pasangan bukan suami istri yang berada di dalam kamar. Mereka tidak sanggup menunjukkan buku nikah.

Dua pasangan tersebut langsung digiring ke mobil patroli Satpol PP. Di rumah kos ini, petugas juga menemukan seorang perempuan yang tidak sanggup menunjukkan kartu identitasnya. Dia pun ikut terjaring. Petugas juga menegur pemilik usaha kos. Pasalnya, yang bersangkutan belum mengantongi izin.

“Tempat kostnya melebihi 10 kamar, sehingga harus membayar pajak, untuk meningkatkan PAD di Kota Kediri dari sektor penginapan,” kata Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid, Rabu (20/2/2019) malam.

Personil Satpol PP yang terjun dalam operasi ini dari Regu 5. Mereka kemudian membawa hasil tangkapan ke Markas Satpol PP untuk pendataan lebih lanjut dan pembinaan.

“Kami akan memanggil pihak keluarga dari masing-masing. Sedangkan untuk pemilik tempat kost yang masih belum mengurus izin dipanggil ke Mako Satpol PP Kota Kediri untuk segera mengurusnya. Jika tidak segera mengurus izin, maka akan dilakukan penutupan,” tutup Nur Khamid. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar