Peristiwa

Kecelakaan Vixion Vs Vario

Nyawa Mantan Paskibraka dan Petani Melayang

Tuban (beritajatim.com) – Seorang pelajar SMA Negeri 1 Tuban, Bima Ajie Pangestu (19), asal Desa Sidokumpul, Kecamatan Bangilan, tewas setelah mengalami kecelakaan di jalan antar kecamatan Desa Montongsekar, Kecamatan Montong, Selasa (7/5/2019) malam.

Pelajar yang juga mantan anggota Paskibraka Tuban 2018 itu tewas di lokasi kejadian lantaran mengalami luka parah pada beberapa bagian tubuhnya. Sedangkan, satu pengendara motor lainnya yang terlibat dalam kecelakaan itu juga tewas saat dalam perawatan di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, kecelakaan maut di jalur antar kecamatan itu berawal saat Bima Ajie melaju kencang dengan mengendarai sepeda motor Vixion dengan nomor polisi (Nopol) S 2318 FP. “Pelajar itu berjalan dari arah timur menuju barat dengan kecepatan tinggi. Ia mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion,” terang┬áKapolsek Montong AKP Noersento.

Ketika sampai di jalan yang sedikit menikung tersebut, terdapat sepeda motor Vario dengan nopol S 2448 LI yang melaju dari arah berlawanan. Motor yang dikendarai oleh Sukir (35), seorang petani asal Desa Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan itu juga melaju dengan kecepatan tinggi.

“Karena berjalan dengan kecepatan tinggi itu membuat para pengendara tidak bisa menguasai keadaan. Akhirnya motor vario tersebut mengalami kecelakaan dengan motor Vixion tersebut,” papar Noersento.

Akibat benturan yang keras, pelajar dan petani tersebut langsung terjatuh di aspal jalan raya. Hal tersebut membuat Bima Ajie meninggal di lokasi kejadian. “Untuk Sukir sempat ditolong dibawa ke Puskesmas Montong guna mendapatkan perawatan medis. Namun akhirnya meninggal,” pungkasnya.

Sementara itu, petugas Polsek Montong yang datang di lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap para korban kecelakaan. Selanjutnya polisi melakukan olah TKP dan mencari keterangan saksi serta mengamankan dua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar