Peristiwa

Nenek-nenek Tersipu Malu Dicium Kapolres Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Beberapa orang nenek merasa malu saat mendapat ‘ciuman’ dari Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal Saiful Faton. Ciuman tersebut bukan hal yang bermakna negatif, melainkan bentuk kasih sayang Kapolres kepada orang yang jauh lebih tua darinya, dalam acara bakti sosial (baksos) di Polsek Ngancar.

“Malu pak sudah tua. Sudah keriput,” kata salah satu nenek penerima bantuan usai mendapat ciuman dari Kapolres, Sabtu (16/2/2019). “Dulu juga cantik-cantik,” jawab Kapolsek sambil tersenyum dan dibalas gelak tawa warga serta anggotanya.

Kapolres bersama Komunitas Trail Kediri Raya membagikan paket sembako kepada para kaum duafa. Di Polsek Ngancar, ada sekitar 25 orang penerima. Sebagian besar sudah lansia yang berusia sekitar 100 tahunan.

Wakil Direktur Bidang SDM PT Gudang Garam (GG) Tbk Kediri, Slamet Budiono, yang juga Ketua KTK turut hadir bersama Wakabid Humas PT GG Iwhan Tricahyono untuk menyerahkan bantuan.

Kerjasama antara institusi Polres Kediri dan KTK bersama pabrik rokok terbesar di Jawa Timur tersebut sudah lama terjalin. Sebelumnya, baksos juga diadakan di beberapa titik seperti, di Kecamatan Kunjang, Kecamatan Pare dan Kecamatan Plosoklaten.

Kali ini, baksos sengaja digelar di kawasan Lereng Gunung Kelud Kabupaten Kediri, karena melihat kebutuhan masyarakat. Penyerahan bantuan juga dilakukan secara langsung di rumah-rumah warga.

Sembari ngetrail bareng, rombongan mendatangi sasaran penerima. Diantaranya di rumah Mbah Dasinem (75) warga Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar dan Mbah Ponirah (80) di Desa Ngancar.

“Terima kasih sudah dibantu. Semoga sehat selalu dan tercapai apa yang dicita citakan,” doa Mbah Dasinem usai menerima bantuan sembako di rumahnya yang reot. Dasinem tinggal sebatang kara. Kebutuhan sehari-harinya dicukupi oleh cucu dan sebagian uluran tangan para dermawan.

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal mengatakan, selain baksos, pihaknya sekaligus mensosialisasikan Program Polri yaitu, Milenial Road Savety Festival (MRSF). Program ini diadakan untuk menekan angka kasus kecelakaan lalu lintas pada generasi milenial antara usia 17 sampai 35 tahun.

“Kami sengaja menggandeng komunitas trail ini untuk memberikan wawasan berkendara yang aman kepada kaum milenial,” terangnya. Besar harapan Kapolres kegiatan ini berdampak positif bagi masyarakat dan anggota KTK.

Kapolres berpesan kepada seluruh anggota KTK untuk saling bersinergi dengan aparat kepolisian dalam menciptakan situasi aman. Terlebih dalam momentum menjelang Pileg dan Pilpres 2019.

Terpisah, Slamet Budiono, Wadir SDM PT GG berterima kasih kepada Kapolres Kediri dan Kapolsek Ngancar beserta jajarannya, sehingga kegiatan baksos berjalan lancar.

Untuk diketahui, latihan bersama (latber) dan baksos ini diikuti oleh ratusan peserta dari anggota Polres Kediri dan jajaran beserta anggota komunitas KTK. Rombongan mengambil start dari Markas Polres Kediri menuju ke kawasan Lereng Gunung Kelud.

Rombongan ngetrail bersama menuju titik sasaran baksos. Mereka akhirnya finish di obyek wisata Kampung Anggrek yang ada di Kecamatan Ngancar untuk menikmati makan bersama. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar