Peristiwa

Musim Hujan di Jatim Kawasan Tengger Duluan, Madura Paling Belakang

BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso, Kabupaten Malang.

Malang (beritajatim.com) – BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso, Kabupaten Malang, mengungkapkan musim hujan bakal turun di kawasan Jawa Timur pada bulan November 2019. Hujan mulai turun namun tidak merata untuk seluruh wilayah Jatim.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso, Kabupaten Malang, Aminuddin Al Roniri mengatakan, kawasan yang dilanda hujan paling awal di kawasan Tengger meliputi daerah di lereng Gunung Bromo dan Semeru yang meliputi sebagian Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Probolinggo.

“Daerah yang mengalami hujan paling awal karena pengaruh dari gugusan pegunungan Semeru dan Bromo yang dekat dengan laut. Bagian Jatim yang memasuki musim hujan paling akhir Madura, dan pesisir utara Tapal Kuda. Diprediksi Desember baru masuk musim hujan,” kata Aminuddin, Jumat, (30/8/2019).

Aminuddin mengungkapkan, meski hujan mulai turun pada bulan November. Puncak musim hujan masih bakal terjadi pada awal tahun depan, yakni Januari 2020. Pada saat itu, hampir disebagian wilayah Jatim mengalami musim penghujan penuh.

“Awal musim hujan diprakirakan terjadi sebagian besar November 63,3 persen, Desember 31,7 persen dan sebagian kecil Oktober. Puncak musim hujan diprakirakan dominan Januari 2020,” papar Aminuddin.

Sementara itu, Prakirawan di Stasiun Klimatologi Karangploso, Kabupaten Malang, Ahmad Luthfi menyebut, saat mulai memasuki musim hujan petani sudah bisa melakukan cocok tanam. Dia juga mengingatkan pada Januari 2020 mendatang saat memasuki puncak musim hujan yang perlu diwaspadai adalah daerah kategori rentan terhadap bencana longsor dan banjir.

“Yang perlu diwaspadI diawal musim hujan bagi petani adalah angin puting beliung yang kerap terjadi saat pancaroba. Pada puncak musim hujan di wilayah Indonesia perlu diwaspadai untuk daerah-daerah yang rentan terhadap bencana tanah longsor dan banjir,” tandas Ahmad Luthfi. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar