Peristiwa

MTs Al Khalifah Kepanjen Gelar Hari Pahlawan dengan Kirab Andong

Malang (berijatim.com) – Memperingati Hari Pahlawan, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Khalifah Kepanjen, Kabupaten Malang, menggelar kirab pahlawan, teatrikal perjuangan, napak tilas perjuangan hingga kirab andong atau delman.

Dalam upacara renungan dan teatrikal perjuangan, juga ditontonkan napak tilas perjuangan Jenderal Sudirman keliling kampung di Kelurahan Cepokomulyo, Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (11/11/2019) hari ini oleh siswa-siswi madarasah.

Kirab perjuangan juga diikuti Muspika Kepanjen, Lurah Cepokomuyo, Babinsa serta kepala SD se-kecamatan Kepanjen dan juga pendiri madrasah KH. Abah Amir selaku Ketua LP. Ma’arif Kabupaten Malang.

Kepala Sekolah MTs Al Khalifah, Nur Kholidah mengatakan, kirab perjuangan hari ini bagian dari proses intelektualitas untuk mengingat perjuangan para pahlawan terhadap bangsa ini.

“Bagaimana bangsa ini merdeka? bisa merdeka itu tidak ujug-ujug, tidak gratisan. Semuanya butuh proses perjuangan yang panjang. Dibutuhkan pengorbanan. Sehingga melalui kirab perjuangan hari ini, seluruh siswa tidak lupa akan jasa para pahlawan. Apalagi pekan lalu gelar pahlawan resmi ditetapkan Presiden Jokowi kepada KH.Masykur dari Malang. Kami sangat mensyukuri, beliau Presiden Jokowi meresmikan itu,” ungkap Nur Kholidah.

Kata Kholidah, sebagai penerus para kiai dan santri dari Malang, siswa MTs Al Khalifah harus meneladani KH.Masykur dan meneruskan cita-cita perjuangan beliau. “Karena Kiai Masykur juga seorang santri madrasah yang ikut berkorban dengan segenap jiwa raganya,” tegas Kholidah.

Selama kirab perjuangan, para pelajar mengenakan baju para pejuang dan pakaian pahlawan mengelilingi kampung. Para pelajar MTs Al Khalifah Kepanjen berjalan kaki mengelilingi kampung Kelurahan Cepokomulyo sambil menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

Sementara itu, KH.Mahmud Ghozali selaku Ketua Yayasan menyampaikan pesan agar tidak lupa mendoakan para pahlawan yang telah gugur. Generasi muda bangsa Indonesia, harus bisa meneruskan amanah para pejuang kemerdekaan.

Dan sebagai generasi penerus, siswa dan siswi MTs Al Khalifah, siap melanjutkan cita-cita penerus bangsa ke depan. “Karena tanpa perjuangan para pahlawan, mungkin saja kisah dan cerita tentang Indonesia tidak seperti sekarang ini. Ayo kita ucapkan terima kasih para pahlawan bangsa, mendoakan semoga arwahnya diterima disisi Allah SWT, serta selalu mendapat tempat yang terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa, karena tanpa kalian semua Indonesia tak akan pernah ada,” pesan Kiai Gozali.

Terpisah, Lurah Cepokomulyo, Nita Dwi Prasetyaningtyas menekankan, generasi muda masa kini harus menjadi pahlawan masa kini. Generasi muda, perlu meneladani Pahlawan dengan cara berprestasi sehingga generasi madrasah bisa mengharumkan nama bangsa.

“Kita bangkitkan semangat pahlawan-pahlawan masa kini. Para siswa harus siap meneruskan cita-cita para pejuang yang berhasil berjuang mengusir penjajah, maka kita wajib mengharumkan nama bangsa dengan prestasi madrasah,” jelas Nita Dwi. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar