Peristiwa

MPU Tabrak Trailer, 2 Tewas dan Belasan Luka-luka di Pantura Tuban

Tuban (beritajatim.com) – Peristiwa kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Pantura Tuban tempatnya di jalan raya Tuban-Semarang KM 17-18 kawasan hutan Jati Peteng, Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu yang melibatkan truk trailer dan satu Mobil Penumpang Umum (MPU), Rabu (15/1/2020).

Akibat kejadian itu, dua penumpang MPU dikabarkan meninggal dunia di lokasi lantaran terjepit. Sedangkan penumpang lainnya, mengalami luka-luka dan kini sudah dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan medis.

Berdasarkan pantauan beritajatim.com di lapangan, kecelakaan karambol tersebut melibatkan MPU dengan nomor polisi (Nopol) S 7019 UE yang dikemudikan oleh Abdul Salim, asal Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. Yang mana MPU itu menabrak truk trailer yang sedang parkir di tepi jalan.

“MPU itu jalan dari timur pada jalur kiri. Kemudian nabrak truk trailer yang parkir. Tapi truknya yang parkir itu langsung melarikan diri,” ungkap H Ainur Rofiq, salah satu saksi mata yang berada di belakang kendaraan MPU itu.

Setelah menabrak truk yang sedang parkir itu, MPU langsung oleng ke kanan dan kemudian menghantam truk trailer dengan nopol B 9156 UE yang dikemudikan oleh Suharson, warga Desa Kodokan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jateng hingga kendaraan berputar menghadap timur.

Body MPU bagian kiri mengalami kerusakan berat, membuat penumpang MPU yang berada sebelah kiri juga luka parah. “Saya langsung berhenti ikut menolong korban itu. Yang meninggal itu di lokasi ada dua orang, penumpang depan dan kernet. Untuk yang lainnya luka-luka,” tambahnya saat berada di lokasi kejadian.

Sementara itu, sejumlah korban yang mengalami luka parah akibat terjepit di dalam kendaraan MPU langsung dievakuasi dibawa ke rumah sakit. Sedangkan petugas kepolisian yang datang di lokasi masih melakukan olah TKP dan mendata para korban kecelakaan itu.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar