Peristiwa

Miris, Rumah Penggali Kubur Nyaris Roboh

Sampang (beritajatim.com) – Lantaran tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah, Herwanto (65) warga miskin yang tinggal di Jalan Perkutut, RT 01/ RW 05, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, menempati rumah yang kondisinya nyaris roboh.

Yang lebih aneh lagi, Herwanto tukang gali kuburan ini mengaku tidak pernah tersentuh program bantuan sosial dari pemerintah, semisal Program Keluarga Harapan (PKH). Padahal, dia tinggal di kawasan perkotaan.

“Rumah yang kami tempati memang sudah reyot, genteng banyak jatuh karena kayunya kropos. Tapi tetap kami gunakan karena ini satu-satunya harta yang saya miliki. Kalau bantuan dari pemerintah saya tidak pernah,” katanya, Sabtu (6/4/2019).

Sementara itu, guna mencari bantuan salah satu putra Herwanto yang bernama Nurul Yakin telah berupaya hingga dua kali mengajukan proposal rehab rumah pada tahun 2017 dan 2018 melalui Dinas Sosial (Dinsos) Sampang. “Hasilnya, tidak ada sampai sekarang,” singkatnya.

Terpisah Kasi Bantuan Sosial dan Korban Bencana, Dinsos Sampang, Syamsul Arifin mengaku, tidak punya wewenang untuk menangani bangunan atau rumah warga yang hampir roboh itu.

“Kami hanya dapat menangani yang bersifat non fisik. Artinya, bisa membantu kondisi manusianya, Dinsos punya program individu untuk kemanusiaan dengan anggaran Rp 2,5 juta perorang,” pungkasnya.[sar/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar