Peristiwa

Menang atas PSIL, Persewangi Masih Menyimpan Catatan

Banyuwangi (beritajatim.com) – Menutup keunggulan skor 1-0 atas tamunya PSIL Lumajang, Persewangi berhasil memenuhi ambisi menang di kandang sendiri. Sebelumnya, dari tiga kali bermain, tim berjuluk Laskar Blambangan ini hanya mampu meraih hasil dua kali imbang.

Sebenarnya, permainan anak asuh Gusnul Yakin ini tampil biasa saja. Akan tetapi, dewi fortuna berpihak ke Trubus dan kawan-kawan.

Gol kemenangan dicetak oleh Novan Charis tepat di penghujung babak pertama. Pemain yang baru mengakhiri masa lajang itu, menceploskan si kulit bundar setelah ada scream it di depan gawan lawang.

Usai pertandingan, Pelatih PSIL Lumajang Misnadi mengakui permainan anak asuhnya kurang greget. Bertanding di kandang lawan, mereka kalah startegi dari tuan rumah. “Tadi masih banyak kelemahan-kelemahan, yang pasti kedepan akan ada evaluasi,” katanya.

Sementara itu, Pelatih Persewangi Banyuwangi Gusnul Yakin mengaku bersyukur dengan kemenangan ini. Menurutnya, instruksi kepada anak-anak dapat dilaksanakan dengan baik. “Ya anak-anak main baik, dan hasilnya hari ini kita menang. Strateginya tadi, anak-anak saya minta main lebih sabar memainkan bola, membangun serangan dari bawah serta mampu memanfaatkan peluang,” katanya.

Atas kemenangan ini, Persewangi sementara menempati peringkat tiga klasemen sementara grup E Liga 3 Jawa Timur dengan mengemas 5 poin. Sedangkan PSIL turun di posisi kedua. Di puncak klasemen bertengger Persid Jember yang dihari yang sama mengalahkan Persipro Probolinggo.

Beberapa catatan saat laga antara Persewangi Banyuwangi Vs PSIL, permainan cenderung menjurus kasar. Beberapa kali wasit mencabut kartu kuning untuk pemain dari kedua kesebelasan. Selain itu, kerap kali terjadi protes terhadap wasit. Baik dari pemain, pelatih hingga manajemen Persewangi saat pertandingan berlangsung.

Ujungnya, Gusnul Yakin mendapat kartu merah dan diusir keluar lapangan. Sementara, manajemen Persewangi melayangkan surat teguran kepada Match Commisioner terkait kepemimpinan wasit yang menganggap banyak merugikan timnya.

Belum lagi, adanya supporter Persewangi yang masuk dalam lapangan saat pertandingan berjalan. Terakhir, terjadi penyalaan flair oleh supporter usai pertandingan dan sempat terjadi keributan antar sesama pendukung Persewangi. (rin/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar