Peristiwa

Mayat Bayi Perempuan Dibuang di Genangan Air

Sumenep (beritajatim.com) – Warga Desa Sera Timur, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan ditemukannya bayi perempuan di genangan air.

“Bayi itu pertama kali ditemukan Jondro Riyadi (43), warga setempat. Saat ditemukan, bayi dalam posisi tengkurap. Ternyata bayi malang itu sudah dalam kondisi meninggal,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (12/8/2019).

Ditemukannya bayi itu berawal ketika Jondro berangkat dari rumahnya hendak memindahkan mesin pompa untuk mengairi tanah tegal. Jondro bermaksud menyiram benih tembakau. Setelah tiba di lokasi, ia kemudian mematikan mesin pompa dan berjalan di sekitar TKP dengan lalu lalang ke arah selatan.

“Ketika kembali ke arah utara, Jondro melihat sesosok bayi dalam keadaan telungkup berada di genangan air sungai kecil,” ungkap Widiarti.

Mengetahui hal tersebut, Jondro kemudian pulang ke rumah memberi tahu istri dan saudaranya. Mereka kemudian ke tempat dimana bayi itu ditemukan. “Bayi yang sudah meninggal itu kemudian dibawa ke rumah sakit daerah dr H. Moh. Anwar Sumenep,” ujarnya.

Penemuan bayi itu langsung ramai menjadi perbincangan warga. Salah seorang warga setempat, Nur Rahman menduga, memang sengaja dibuang karena tidak dikehendaki kehadirannya. “Sepertinya bayi itu belum lama lahir langsung dibuang. Tali pusatnya baru terputus,” ucapnya. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar