Peristiwa

Massa Desa Pamaroh Tuntut P2KD Segera Tetapkan Cakades Terpilih

Pamekasan (beritajatim.com) – Ratusan masyarakat pendukung salah satu calon kepala desa (cakades) Pamaroh, Kecamatan Kadur, Pamekasan, menuntut Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) setempat agar segera menetapkan cakades terpilih, Kamis (12/9/2019).

Bahkan massa juga mengepung Kantor Balai Desa Pamaroh, Kadur, sekaligus membuat akses jalan raya jalur Pamekasan dari/menuju Pakong, tersendat. Sebab kantor balai desa setempat, tepat berada di pinggir akses jalur provinsi.

“Kami datang kesini (balai desa) untuk meminta kepada panitia (P2KD) agar segera menetapkan Cakades 01 sebagai pemenang, sebab cakades 01 menang mutlak berdasar hitungan yang sudah rampung tadi malam,” kata salah satu warga pendukung cakades Pamaroh.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah personil pengamanan dari Polres Pamekasan, termasuk Korp Brimob Polda Jawa Timur, juga tampak siaga di area balai desa. Sementara massa terus menunggu kedatangan para P2KD yang tidak berada di balai desa.

Pada pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa di Desa Pamaroh, Kadur, tercatat sebanyak tiga cakades yang bersaing memperebutkan posisi sebagai orang nomor satu di desa setempat. Masing-masing Afif Amrullah (01), Saifuddin Efendy (02) dan H As’ari (03).

Namun hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait seputar aksi massa yang menuntut penerapan hasil pilkades di desa Pamaroh, Kadur. Baik dari pihak P2KD maupun dari pemerintah kabupaten.

Seperti diketahui, pelaksanaan pilkades di Bumi Gerbang Salam digelar serentak, Rabu (11/9/2019) kemarin. Pada pelaksanaan tersebut, tercatat sebanyak 91 desa di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, melaksanakan pesta rakyat dengan pengamanan ribuan personil gabungan. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar