Peristiwa

Masak, Dapur Warga Mojokerto Terbakar

Petugas PMK BPBD Kabupaten Mojokerto saat memadamkan api. Foto : istimewa

Mojokerto (beritajatim.com) – Kasus kebakaran masih saja terjadi di Mojokerto. Kali ini, sebuah dapur milik warga di Dusun Tumpak, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Rabu (18/9/2019) malam, terbakar.

Api membakar ruang dapur milik Jitun sekira pukul 22.45 WIB. Pemilik rumah saat itu sedang memasak di dapur dengan menggunakan kayu bakar. Angin yang cukup kencang membuat api membakar di sekeliling dinding dapur yang terbuat dari gedek (anyaman bambu, red).

“Pemilik rumah meminta bantuan kepada masyarakat untuk memadamkan, namun api semakin membesar sehingga pemilik rumah melapor pada petugas pemadam kebakaran,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini.

Setelah petugas PMK BPBD Kabupaten Mojokerto menerima laporan Informasi dari masyarakat setempat, dibantu PMK Kota Mojokerto langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan proses pemadaman dan pembasahan. Kamis (19/9/2019) sekira pukul 00.30 WIB api baru bisa dikuasai petugas.

“Yang terbakar yakni bangunan dapur atau ruang dapur berukuran kurang lebih 3×4 m², untuk kerugian pemilik akibat kejadian kebakaran ini sebesar Rp6 juta. Kami imbau masyarakat agar segera melaporkan jika melihat kebakaran, agar petugas bisa segera melakukan penanganan,” katanya.

Zaini menambahkan, kasus kebakaran yang terjadi di Kabupaten Mojokerto ada dua faktor utama. Pertama karena korsleting listik yakni stop kontak kabel tidak standar. Jika sudah begitu, maka doharapkan bisa menambah sambungan stop kontak baru. Namun harus minta bantuan ahlinya.

“Diperlukan pemeriksaan sambungan secara rutin dengan cara lapor PLN karena itu hak konsumen. Faktor yang kedua yakni karena kompor bocor dan kabel yang terakhir lupa mematikan sehingga memicu api dan berakibat adanya kebakaran,” jelasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar