Peristiwa

Mahasiswa Penyegel Kampus Undar Dipolisikan

Jombang (beritajatim.com) – Aksi penyegelan kampus yang dilakukan sejumlah mahasiswa Undar (Universitas Darul Ulum) Jombang, Senin (11/3/2019), berbuntut. Para pendemo tersebut dilaporkan ke polisi oleh pihak Yayasan Undar.

Kuasa Hukum Yayasan Undar Jombang, Solikhin Ruslie SH membenarkan adanya upaya tersebut. Dia menilai, tindakan yang dilakukan sejumlah mahasiswa itu merugikan banyak pihak. “Kami berharap upaya penyelidikan ini bisa berlanjut hingga di meja pengadilan,” kata Solikin, Rabu (13/3/2019).

Solikhin mengatakan, demo Senin kemarin itu hanya dilakukan puluhan mahasiswa. Sementara jumlah mahasiswa Undar ada ribuan. “Penyelidikan kepolisian nantinya akan bisa diketahui apakah demonstrasi itu murni dari kalangan mahasiwa atau ada campur tangan pihak lain,” ujarnya penuh curiga.

Terpisah, Kepala Satuan Reskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu membenarkan adanya laporan itu. Selanjutnya, polisi turun ke lapangan guna melakukan penyelidikan. Bahkan korps berseragam coklat sudah memasang police line di kampus Undar.

Diantaranya, di gerbang kampus sebelah timur yang sempat disegel pendemo, kemudian di ruangan fakultas yang diseger mahasiswa dengan cara dipasangi balok kayu melintang. “Kami juga segera memintai keterangan beberapa pihak kampus,” kata Azi.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa Unda Jombang menggelar demo di kampusnya, Senin (11/3/2019). Dalam aksinya mahasiswa mendesak Senat Universitas dan Yayasan segera melakukan islah.

Demo dilakukan dengan cara menyegel kantor fakultas berikut ruang kuliahnya. Selain itu juga kantor Yayasan, kantor administrasi, serta pintu gerbang kampus. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar